Grid.ID – Aktor senior Jaja Miharja perlahan kembali menjalani aktivitasnya setelah sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan. Meski masih dalam tahap pemulihan, semangat Jaja Miharja untuk tetap aktif dan menjaga kesehatan patut diacungi jempol.
Ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026), Jaja Miharja mengungkapkan bagaimana dirinya kini lebih berhati-hati dalam menjaga pola hidup, termasuk soal makanan. Namun, ia tak memungkiri tetap ada godaan yang sulit dihindari.
“Makan… ya nyuri-nyuri dikit lah, makan kambing,” ujar Jaja Miharja di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026).
Meski begitu, ada satu makanan yang paling ia rindukan selama menjalani masa pemulihan, namun justru sama sekali tidak boleh ia sentuh atas larangan dokter. Ya, aktor senior tersebut mengaku sangat rindu untuk mencicipi buah durian.
“Duren! Ada rencana mau makan duren tapi dilarang dokter, nggak boleh sama sekali,” ungkapnya jujur.
Bahkan, ketika ditanya mana yang lebih ia rindukan antara kambing dan durian, Jaja Miharja menjawab tanpa ragu.
“Dua-duanya! Tapi dilarang dokter,” katanya lagi disertai senyum.
Di tengah berbagai pantangan dan proses pemulihan, Jaja Miharja tetap bersyukur atas kondisi kesehatannya yang kian membaik. Ia berharap doa dari masyarakat bisa menjadi penyemangat agar dirinya terus sehat dan kembali aktif di dunia hiburan.
“Alhamdulillah. Minta doanya aja biar Ayah jaga sehat, bisa aktif lagi, bisa menghibur lagi,” tuturnya.
Saat ditemui, Jaja Miharja baru saja kembali tampil di layar televisi setelah cukup lama absen. Momen tersebut menjadi pengalaman yang sangat membahagiakan baginya, terutama karena bisa kembali bertemu rekan-rekan sesama artis.
“Gembira sekali bisa ketemu temen-temen, ketemu Raffi, ketemu Sule, Irfan,” ujarnya penuh antusias.
Meski kini sudah bisa berjalan sendiri, Jaja Miharja mengakui kondisinya belum sepenuhnya pulih. Ia masih merasakan sedikit keluhan saat beraktivitas.
“Sedikit. Ada linu-linu dikit di tumit kalau jalan,” katanya.
Untuk memastikan kondisinya tetap terpantau, Jaja Miharja rutin menjalani kontrol kesehatan ke rumah sakit.
“Sebulan sekali sekarang,” jelasnya singkat.
Dalam kesehariannya, Jaja Miharja kini selalu membawa tongkat sebagai alat bantu berjalan. Menurutnya, tongkat tersebut menjadi teman setia sekaligus penopang agar ia tetap aman saat beraktivitas.
“Iya, sekarang tongkat nemenin ke mana-mana. Harus rutin jalan,” tuturnya.
Bahkan, rencana sederhananya untuk sekadar menikmati kuliner pun kini harus disesuaikan dengan kondisi. Ia sempat berniat pergi ke Bogor untuk menyambangi warung kambing langganannya, namun rencana tersebut urung terlaksana.
“Tadinya mau ke Bogor, mau ke warung kambing, tapi nggak jadi, tutup warungnya,” katanya. (*)
Artikel Asli



