jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari fraksi Gerindra Bahtra Banong mengungkit pesan Presiden RI yang juga ketum partainya Prabowo Subianto menyikapi kabar operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pati Sudewo.
"Ya, Pak Prabowo, kan, sering mengingatkan semua kader, ya, untuk agar berhati-hati, lah," kata Bahtra ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1).
BACA JUGA: KPK Sita Miliaran Rupiah dalam OTT Bupati Pati Sudewo
Menurut Bahtra, Prabowo sebenarnya sering berpesan ke kader Gerindra untuk bisa bekerja untuk rakyat dalam jabatan apa pun.
"Jadi terus bekerja untuk masyarakat. Itu saja pesan Pak Prabowo, kan, harus kepala-kepala daerah Gerindra harus bekerja untuk rakyat, lah," ujarnya.
BACA JUGA: Tangkap Bupati Pati Sudewo, KPK Sita Duit Miliaran Rupiah
Dia kemudian menerima pertanyaan soal evaluasi ke depan menyikapi kepala daerah yang tetap tersangkut korupsi meski sudah mengikuti retret oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Menurut Bahtra, kasus yang menimpa Sudewo menjadi ranah pribadi dan tak bisa disangkutpautkan dengan kegiatan retret.
BACA JUGA: KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo Dalam Rangkaian OTT
"Ya, itu, kan, personal pribadi, ya," ujarnya.
Dia menuturkan Gerindra sebagai partai tempat Sudewo berpolitik sudah menjalankan pembinaan ke kader agar tak berperkara hukum.
"Kami di Partai Gerindra, kan, terus melakukan pembinaan buat kader-kader agar setiap kader itu untuk terus bekerja untuk rakyat," kata Bahtra.
Sebelumnya, KPK mengamankan barang bukti uang miliaran rupiah saat melakukan OTT terhadap Bupati Sudewo.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah, senilai miliaran rupiah,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1).
Budi mengatakan bahwa angka detail dari uang yang disita tersebut akan disampaikan KPK dalam konferensi pers penetapan pihak-pihak sebagai tersangka pasca-OTT. “Nanti kami akan sampaikan,” tegasnya. (ast/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan



