Tak Ada Tanda Kekerasan pada Jasad Pria di Kali Pulomas

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Pulogadung menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di kali wilayah Pulomas Selatan, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (19/1/2026) sore.

Kapolsek Pulogadung Kompol Suroto mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal lebih dari sehari sebelum ditemukan.

"Dalam tubuhnya sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan, diperkirakan jenazah meninggal baru 36 jam saat ditemukan," jelas Suroto saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Korban Dugaan Pelecehan Guru SDN di Tangsel Bertambah Jadi 16 Murid

Suroto menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan soal identitas korban.

"Untuk identitasnya sudah berkoordinasi dengan unit identifiasi Polres Jaktim, untuk hasilnya sementara masih menunggu, untuk dugaan sementara masih dalam penyelidikan," jelasnya.

Selain itu, polisi telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jasad tersebut.

"Saksi-saksi di TKP pada saat kejadian yang menemukan sudah dalam keadaan mengambang saat saksi-saksi mau kegiatan memancing," jelasnya.

Sebelumnya, sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di sebuah kali di kawasan Pulomas Selatan, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin sore.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pengemudi ojek online yang sedang beristirahat di pinggir kali.

Baca juga: Buruh Bakal Gugat UMP Jakarta 2026 ke PTUN, Pramono: Silakan Saja, Negara Demokrasi

"Seorang ojol sedang beristirahat di pinggir kali, lalu ia melihat adanya mayat yang hanyut di kali tersebut. Lalu pelapor menghubungi Gulkarmat," ungkap Wahid saat dikonfirmasi, Selasa.

Wahid menjelaskan, pihaknya mengerahkan satu unit light rescue dengan lima personel untuk mengevakuasi jenazah. Proses evakuasi dilakukan dengan turun langsung ke kali untuk mengambil jenazah dan memasukkannya ke dalam kantong jenazah.

"Kami menerima laporan pukul 18.00 WIB, sampai di lokasi pukul 18.10 WIB, dan operasi selesai pukul 18.28 WIB," jelasnya.

Setelah dievakuasi, jenazah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri guna proses identifikasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara itu, Kapolsek Pulogadung Kompol Suroto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat tersebut.

"Untuk identitasnya sudah berkoordinasi dengan unit identifiasi Polres Jakarta Timur, untuk hasilnya sementara masih menunggu, untuk dugaan sementara masih dalam penyelidikan," jelasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DPR Mulai Belanja Masukan RUU Pemilu, Pastikan Soal Isu Pilpres Via MPR Tak Bakal Dibahas
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Panduan Lengkap: 4 Hal Penting yang Wajib Diketahui Sebelum Beli Ban Mobil Online
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Gagal Gabung Liverpool, Marc Guehi Ungkap Alasan Terima Pinangan Manchester City
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Kepala BSSN: Deteksi Serangan Siber di Indonesia Kini Bisa Dilakukan dalam Hitungan Milidetik
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Pemerintah Suriah dan Pasukan Kurdi Hampir Mengakhiri Perpecahan, Kedua Pihak dalam Fase Gencatan Senjata dan Konsolidasi
• 15 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.