Upaya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Margorukun, Surabaya berhasil digagalkan warga pada Selasa (20/1/2026) sore. Dalam kejadian tersebut, satu orang terduga pelaku berhasil diamankan, sementara satu lainnya melarikan diri.
Peristiwa ini disampaikan Adi pendengar Radio Suara Surabaya, yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Ia mengungkapkan, aksi curanmor itu terjadi di kawasan Margorukun Gang 7 dan melibatkan dua orang pelaku.
“Baru saja ada pencurian sepeda motor di daerah Margorukun. Pencurinya ketangkap. Ada dua orang, tapi yang satunya lolos,” ujar Adi ketika mengudara di Radio SS pada Selasa sore sekira pukul 15.41.
Kecurigaan bermula saat anak Adi melihat seorang dua orang yang menaiki motor dengan gerak-gerik mencurigakan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Adi keluar rumah dan mencoba mendokumentasikan nomor polisi kendaraan pelaku.
Tak lama kemudian, ia melihat seorang pria menurunkan sepeda motor dan menuntunnya keluar dari sebuah rumah. Merasa ada kejanggalan, Adi langsung menghentikan orang tersebut dan menanyakan kepemilikan kendaraan.
“Saya tanya sepedanya siapa? Katanya punya temannya. Saya tanya suratnya mana. Sepedanya malah dilempar ke saya, lalu dia lari,” katanya.
Adi spontan berteriak “maling”, sehingga menarik perhatian warga sekitar. Kebetulan, banyak anak sekolah berada di lokasi dan langsung membantu menangkap pelaku. Satu orang yang menuntun sepeda motor berhasil ditangkap, sementara pelaku lainnya kabur dari lokasi.
Menurut Adi, pelaku yang tertangkap masih berusia di bawah 17 tahun dan saat beraksi mengenakan hoodie. Setelah diamankan oleh warga dan anak-anak sekolah, Adi segera menghubungi pemilik sepeda motor serta melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat.
“Setelah ditangkap anak-anak sekolah itu, saya menginformasikan ke yang punya sepeda dan lapor ke Pak RT,” tambahnya.
Hingga sore hari, aparat kepolisian telah berada di lokasi untuk menangani kejadian tersebut dan mengamankan pelaku guna proses lebih lanjut. (saf/ipg)




