Kasus Penipuan Masuk Akpol Naik Sidik, Pihak Korban Serahkan Bukti Chat yang Seret Nama Adly Fairuz

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana masuk Akademi Kepolisian (Akpol) yang menyeret nama artis Adly Fairuz kini memasuki tahap penyidikan. Bahkan, ia telah diperiksa sebagai saksi.

"Hingga saat ini sudah naik ke penyidikan. Jadi diduga inisial AF (Adly Fairuz) memang betul sudah hadir menghadiri panggilan dari penyidik," jelas Mesini, kuasa hukum korban yang berinisial AH di Polres Metro Jakarta Timur, Selasa (20/1/2026).

Selain itu, kedatangannya bertujuan menyerahkan bukti tambahan berupa chat percakapan yang berkaitan dengan janji hasil pengurusan masuk Akpol yang diduga melibatkan Adly Fairuz.

"Hari ini kedatangan saya ke Polres Jakarta Timur yaitu untuk menyerahkan tambahan barang bukti. Ada beberapa yang tadi sudah saya serahkan kepada penyidik," ujar Mesini.

"Itu memang saya terima dari klien saya langsung ya. Jadi itu percakapan diduga—masih diduga ya—itu antara si AW dan AF," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa ada tiga bukti tambahan yang diserahkan. Bukti tersebut berasal dari rekaman pembicaraan dan percakapan digital.

"Tadi ada sekitar tiga (file). Berupa screenshot sih. Jadi sebenarnya itu rekaman dari pembicaraan. Terus kemudian kami juga screenshot sebagai nanti bisa lebih jelas ya untuk sebagai pembuktiannya," ucapnya.

Diketahui, korban berinisial AH melaporkan adanya dugaan penipuan dan penggelapan dana masuk Akademi Kepolisian (Akpol) ke Polres Metro Jakarta Timur.

Adapun laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/2282/VI/2025/SPKT/POLRES METRO JAKARTA TIMUR/POLDA METRO JAYA tertanggal 20 Juni 2025.

Meski laporan awal korban ditujukan kepada perantara berinisial AW, penyidikan menemukan adanya aliran dana yang mengarah ke rekening Adly Fairuz.

"Ternyata ada aliran dana yang mengalir ke inisial AF, Uki, kemudian VP. Itu dari hasil penyelidikan. Dan bahkan sudah naik ke tahap penyidikan," ungkap Mesini.

 

Akibat dugaan penipuan tersebut, korban mengalami kerugian besar yang fantastis. Nominalnya hampir mencapai Rp4 miliar.

"Sesuai dengan barang bukti yang ada, itu total Rp3.950.000.000 (Tiga Miliar Sembilan Ratus Lima Puluh Juta Rupiah)," pungkasnya. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Alasan Rupiah Masih Tersungkur saat IHSG Cetak Rekor, Ramalan Purbaya Salah?
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Usia Remaja Baru Mulai Pakai Skincare, Jenis Apa Aja yang Penting?
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Keluar dari RS, Jaja Miharja Konsumsi hingga 16 Butir Obat Sekali Minum
• 17 jam laluinsertlive.com
thumb
Gelar Ratas dari Inggris, Prabowo Bahas Penertiban Kawasan Hutan
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
HP Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Terhubung dengan Smartwatch Ditemukan, Ada yang Dengar Suara Minta Tolong?
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.