Liputan6.com, Jakarta - Yoga Naufal, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan atau pegawai KKP menjadi salah satu penumpang pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan. Hingga kini, keluarga masih terus menunggu kabar Naufal dari tim SAR yang tengah melakukan proses evakuasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat itu diketahui jatuh setelah sebelumnya hilang kontak pada Sabtu (17/1/2025). Sampai hari ini, baru dua dari sebelas orang yang ditemukan.
Advertisement
Keluarga berceritra tentang pertemuan terakhir dengan Naufal sebelum peristiwa terjadi. Penuturan adiknya, mereka bertemu dengan Naufal pada Kamis (15/1/2026) malam. Sultan, adik Naufal, mengatakan malam itu dia baru saja dijemput seusai perjalanan study tour.
"Saya habis perjalanan wisata edukasi (study tour) ke Kuningan, terus ngobrol banyak soal cita-cita," kata Sultan saat ditemui di rumahnya di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (20/1/2026).
Setelah mengantar Sultan, Naufal juga berbincang singkat dengan keluarga. Kemudian Naufal kembali ke unit apartemennya. Naufal dan ibunya tinggal di sebuah apartemen di bilangan Kasablanka, Jakarta Selatan. Namun, unit apartemen mereka di lantai berbeda. Naufal di lantai empat, sementara ibu dan adiknya di lantai 10.



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2026%2F01%2F20%2F17bb4a42-9bd0-4bf0-9593-8dac20ea4513.jpg)