Penulis: Yuranda
TVRINews, Babel
Harga daging ayam potong di Pasar Tradisional Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat dan membuat aktivitas perdagangan ayam potong kian lesu.
Pantauan di lapangan menunjukkan harga ayam potong naik sekitar Rp2.000 per kilogram. Sebelumnya, harga berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, kini menembus Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Hingga kini, pedagang mengaku belum mengetahui penyebab pasti kenaikan harga tersebut, baik terkait pasokan maupun distribusi.
Yanto, pedagang ayam potong di Pasar Mentok, membenarkan kenaikan harga tersebut dan menyebut jumlah pembeli mengalami penurunan.
"Naiklah, sekitar Rp38.000 sampai Rp40.000-an. Naik sekitar 2.000-an. Kurang tahulah (penyebabnya), biasalah. Menurunlah (pembeli), karena ekonomi," ujar Yanto, Selasa, 20 Januari 2026.
Keluhan serupa disampaikan Rian, pedagang ayam potong lainnya. Ia menyebut kondisi pasar semakin sepi dan berdampak langsung pada omzet penjualan. Bahkan, ayam yang telah dijajakan sejak pagi kerap tidak habis terjual hingga siang hari.
"Kondisi pasar parah, sepi. Harapan itu kalau bisa dibikin normal kayak dulu lagilah," ungkap Rian.
Para pedagang berharap harga ayam potong dapat kembali stabil seperti sebelumnya. Stabilitas harga dinilai mampu mendorong kembali daya beli masyarakat dan menghidupkan aktivitas perdagangan di Pasar Tradisional Mentok.
Editor: Redaktur TVRINews




