Rustam Effendi Sebut Eggi Sudjana Musuh dalam Selimut, di TPUA Dia Duri dalam Daging!

suara.com
5 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Anggota TPUA, Rustam Effendi, mengkritik keras Eggi Sudjana sebagai "musuh dalam selimut" karena dianggap meninggalkan perjuangan TPUA.
  • Rustam kini menyadari peringatan Rizal Ramli beberapa tahun lalu mengenai manuver Eggi yang berpotensi mengkhianati mereka.
  • Rustam mengklaim Prabowo Subianto lebih dipercaya daripada Jokowi, mengungkit isu ijazah palsu sejak tahun 2014.

Suara.com - Ketegangan internal di tubuh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) akhirnya meledak ke publik.

Anggota TPUA, Rustam Effendi, secara blak-blakan melontarkan kritik pedas terhadap rekan sejawatnya, Eggi Sudjana. Rustam menyebut Eggi sebagai "musuh dalam selimut" dan "duri dalam daging" di tengah perjuangan mereka.

Rustam mengungkapkan bahwa dirinya kini baru menyadari kebenaran peringatan dari almarhum Rizal Ramli (RR) beberapa tahun silam mengenai sosok Eggi Sudjana.

Rustam menceritakan sebuah momen emosional sebelum Rizal Ramli tutup usia. Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Ekuin) disebut sempat memberikan peringatan khusus kepada Rustam agar berhati-hati terhadap manuver Eggi Sudjana.

"Hati-hati kamu dengan Egi dia bisa balik badan gitu," ujar Rustam yang mengucapkan pesan RR dalam kanal YouTube, Forum Keadilan TV, Selasa (20/1/2026).

Meski sempat membantah peringatan tersebut karena rasa percaya kepada Eggi, Rustam kini mengaku insting Rizal Ramli sangat tajam.

Ia merasa ditinggalkan oleh Eggi di saat kondisi TPUA sedang berada di ujung tanduk.

"Hari ini terbukti. Jadi kalau bicara jahat, mungkin Bang Egi sangat jahat kalau buat saya. Dia membiarkan kami bertiga dari TPUA dalam kondisi seperti ini," tegas Rustam.

Menanggapi mundurnya Eggi dari barisan perjuangan tertentu, Rustam mengaku justru merasa bersyukur. Baginya, keluarnya Eggi dari lingkaran utama TPUA merupakan pembersihan internal.

Baca Juga: Pramono Anung: Proyek Giant Sea Wall Jakarta Dimulai September 2026

"Artinya musuh dalam selimut itu sudah enggak ada. Egi itu musuh dalam selimut di TPUA, ibaratnya dia duri dalam daging," kata dia.

Rustam menegaskan bahwa arah perjuangan mereka tetap konsisten, yakni melakukan perlawanan terhadap kepemimpinan Mantan Presiden Joko Widodo secara total.

Selain itu, Rustam juga melontarkan pernyataan mengejutkan terkait dinamika politik nasional. Ia membandingkan tingkat kepercayaannya antara Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto.

Secara spesifik, Rustam mengungkit kembali isu lama mengenai dugaan ijazah palsu Jokowi.

Ia mengklaim bahwa jika isu tersebut terbongkar sejak 2014, maka sejarah politik Indonesia akan berubah.

"Sebenarnya juga yang dibohongi itu kan bukan saya juga, bukan rakyat. Prabowo juga dibohongi sejak 2014 loh. Kalau Jokowi terbongkar ijazahnya di tahun 2014, siapa presidennya saat itu? Artinya Prabowo dibohongi oleh Jokowi dan Prabowo artinya presiden yang sah saat itu," klaim Rustam.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trik Biskuit Ritz Ini Benar-benar Jenius
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
MRT Jakarta Targetkan 50 Juta Pelanggan pada 2026 dengan Pembangunan Fase 2
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Mengantisipasi Skenario Terburuk dari Panasnya Konflik Iran-AS...
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Bekasi Diterjang Banjir, 1 Orang Tewas
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Park Seo Joon ungkap rencana menjalani pernikahan
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.