Rombongan Investor Rusia Mau Masuk RI, Incar Jawa dan Daerah Ini

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Bendera Rusia (File Photo Reuters)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma'ruf Maulana menegaskan, pengelola kawasan industri bukan sekadar pemilik lahan, melainkan juga pelaku langsung dalam aktivitas industri. Karena itu, menurutnya, dinamika harga lahan tak bisa dilihat dari satu sisi saja.

"Kita HKI kan bukan hanya sekedar menyewakan atau menjual. HKI itu juga pelaku dari kawasan industrinya tersebut," kata Ma'ruf usai pelantikan dewan Pengurus Himpunan Kawasan Industri (HKI) di Kemenperin, Selasa (20/1/2026).

Baca: Menperin Blak-blakan Soal Sritex: Sayang Kalau Harus Dilikuidasi

"Jadi kalau teman-teman para pelaku buruh ngomong mahal, karena kita sendiri sebagai pelakunya juga. Jadi bukan hanya sekedar kita menjualin atau menyewakan gudang, kita juga pelaku dari industrinya itu," lanjutnya.


Di tengah isu relokasi domestik, tekanan geopolitik global justru membuka peluang baru bagi Indonesia. Perang dan konflik internasional mendorong sejumlah perusahaan mencari basis produksi yang lebih aman. Menurut Ma'ruf, kondisi ini membawa arus investasi masuk ke kawasan industri nasional.

"Bagus! Di mana ada perang dunia kita malah dampaknya kan," kata Ma'ruf.

Gelombang relokasi tak hanya datang dari negara-negara Asia, tetapi juga dari Eropa Timur. Indonesia disebut mulai dilirik sebagai tujuan baru investasi manufaktur dan industri strategis. Arus masuk ini menyasar kawasan industri di Pulau Jawa maupun luar Jawa.

"Ada, ini Rusia kita masuk. Kita dapat Rusia masuk 10 perusahaan. Masuk ke kawasan industri di Jawa sama di luar Jawa," ujarnya.

Baca: Mensesneg Bilang Bisnis Sritex Harus Diselamatkan, Apa Maksudnya?

Tak berhenti di situ, sektor-sektor yang dibawa investor asing juga tergolong bernilai tambah tinggi. Pemerintah dan pengelola kawasan berharap investasi ini bisa memperkuat struktur industri nasional. Dengan masuknya pemain baru, peta industri Indonesia diperkirakan akan semakin beragam.

"Ada drone, ada farmasi, ada kapal, yacht, gitu," katanya.


(fys/wur)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Industri China Tumbuh 5,9 % pada 2025

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
12 Drama Korea tentang Kesehatan Mental Terbaik hingga Terbaru 2026
• 6 jam lalutheasianparent.com
thumb
Wu Lei Diteror, Aktivitas Intimnya Diancam akan Dijual Rp24 Juta per Foto
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kenali 6 Tahapan Grooming, Modus Halus Predator yang Perlu Diwaspadai
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ovidia Nomia, Si Pemegang Kendali Komunikasi Indosat
• 49 menit laluviva.co.id
thumb
Tim SAR Harap Dapat Petunjuk Soal Lokasi Smartwatch Kopilot Pesawat ATR
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.