Anggaran MBG Rp 335 Triliun, Purbaya Perkirakan Hanya Terserap Rp 200 Triliun

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bakal menyisir anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada pekan depan. Purbaya mengatakan, anggaran MBG tahun ini tetap dialokasikan sebesar Rp 335 triliun.

Namun, ia akan mengevaluasi rencana anggaran untuk memastikan dana terserap optimal. "Minggu depan akan saya lihat line per line anggaran mereka. Nanti kami lihat mana yang double counting," ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga
  • Alhamdulillah, 1.161 Tenaga Pendidik di Denpasar Terima Program MBG
  • Distribusi Paket MBG ke Desa Terdampak Banjir di Lamongan
  • Tingkat Kemiskinan di Indonesia Masih Tinggi, Bisakah MBG Berperan Menekannya?

Dia mencontohkan, rencana anggaran MBG tahun 2025, untuk pembelian kendaraan bermotor roda dua untuk mendukung implementasi program. Namun, masih ada kendaraan yang belum terdistribusi hingga akhir tahun anggaran. "Lumayan kan bisa saya coret (pos anggaran). Tapi saya akan lihat, masih ada atau nggak (anggaran) itu," kata Purbaya.

Melihat realisasi tahun lalu, Purbaya memperkirakan, penyerapan anggaran program MBG tahun ini juga tidak terpakai penuh. Dia memproyeksikan penyerapan setidaknya hanya Rp 200 triliun. Dengan begitu, ada sekitar Rp 135 triliun berpotensi menganggur.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Kalau kami hitung, paling Rp 200 triliun juga cukup mungkin. Tapi nanti kami lihat. Kami akan lihat yang inefisien saja. Tapi program itu program bagus, kami akan dukung supaya jalannya maksimal," ujar Purbaya.

Berdasarkan perhitungan sementara Kementerian Keuangan, program MBG menyerap anggaran sebesar Rp 51,5 triliun per 31 Desember 2025. Angka itu setara 72,5 persen dari pagu Rp 71 triliun pada APBN 2025.

Nilai manfaat yang langsung diterima oleh masyarakat sebesar Rp 43,3 triliun. Anggaran itu disalurkan untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil/menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan di Indonesia.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kata Jaksa Agung soal Potensi Pidana 28 Perusahaan yang Dicabut Izinnya
• 47 menit lalukompas.com
thumb
Normalisasi Kali Cikarang Bekasi Laut jadi Solusi Atasi Banjir di Tambun Utara
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Cuaca Jakarta Hari Ini: Didominasi Hujan Ringan pada Pagi dan Sore
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Kirim Paket lewat J&T: Panduan Lengkap dan Praktis
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jadwal Janice Tjen/Piter vs Kasatkina/Rodionova di Ganda Putri Australia Open 2026, Nonton di Mana?
• 32 menit lalumedcom.id
Berhasil disimpan.