Tak Ingin Laporan Administratif, Bupati Takalar Sering Turun ke Sekolah untuk Mengetahui Kondisi Riil Dunia Pendidikan

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, TAKALAR – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan tak ingin kebijakan pendidikan di daerahnya dibangun di atas laporan administratif semata.

Sehingga Ia malah memilih turun langsung, mendengar, melihat, dan menilai kondisi riil dunia pendidikan dari para pelaku utamanya dari para kepala sekolah.

Penegasan itu disampaikan Daeng Manye saat memimpin rapat koordinasi bersama Kepala UPT SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Takalar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Senin malam, (19/01/2026).

Pantauan di lokasi, Bupati Takalar hadir mengenakan baju koko putih dan peci hitam. Ia didampingi Kepala Bagian Forkopim Amran Torada serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Takalar, Rifany.

Para kepala sekolah tampak memenuhi ruangan dengan busana beragam mulai kemeja hingga batik dalam suasana rapat yang berlangsung serius dan penuh perhatian.

Dalam arahannya, Daeng Manye menegaskan alasan dirinya memilih berinteraksi langsung dengan kepala sekolah, alih-alih hanya menerima laporan dari jajaran dinas.

“Saya bisa saja nanya ke Bu Rifany, ke Pak Mursalim, ke Pak Aminuddin, atau siapa saja. Tapi berbeda kalau saya lakukan langsung. Saya tahu langsung, saya lihat langsung, saya dengar langsung,” kata Daeng Manye.

Menurutnya, komunikasi langsung membuat informasi yang diterima tidak terdistorsi atau sepotong-sepotong.

“Karena mata, kuping, dan pikiran saya berinteraksi langsung dengan para kepala sekolah, baik SD maupun SMP, sehingga saya tidak bisa dibohongi,” ujarnya tegas.

Daeng Manye menyebut, pemahaman atas kondisi nyata di lapangan menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan pendidikan di Takalar.

“Dengan begitu, mau dikemanain, mau diarahkan ke mana, saya paham. Kebijakan yang saya ambil bisa tepat sasaran dan efektif,” katanya.

Evaluasi yang dilakukan, lanjut Daeng Manye, tidak sebatas soal kehadiran kepala sekolah. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan, pemahaman tugas, hingga kapasitas manajerial.

Menurutnya kepala sekolah bukanlah sosok yang harus ditakuti, arahan dan pesan kepala sekolah harus dijalankan sebagaimana mestinya. Kepala sekolah juga harus menjadi contoh yang baik bagi siswa maupun seluruh aspek yang ada di lingkungan sekolahnya.

“Banyak aspek yang harus dilihat, tidak hanya kehadiran. Nanti saya akan sampling pemahaman Bapak dan Ibu selama bertugas,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, pememimpin revolusioner itu juga memetakan masa jabatan kepala sekolah mulai dari yang telah lama menjabat hingga yang baru dilantik. Pemetaan ini, menurutnya, penting untuk membangun kolaborasi lintas generasi.

“Yang senior punya pengalaman, yang junior biasanya punya semangat dan melek teknologi. Saya ingin semuanya satu visi,” kata Daeng Manye.

Ia menegaskan tidak ingin dunia pendidikan di Takalar berjalan stagnan dan sekadar menjalani rutinitas tahunan.

“Saya ingin pendidikan Takalar berubah. Ini bukan rutinitas, ini transformasi,” pungkasnya.

Sayangnya dalam rapat koordinasi bersama Kepala UPT SD dan SMP negeri maupun swasta tersebut, sejumlah kepala Sekolah rupanya banyak yang tak menghadiri rapat. Baik itu kepala sekolah SD maupun SMP.

Hal ini tentu membuat Bupati Takalar dan pejabat di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar geram, pasalnya rapat ini dipandang sangat penting dihadiri oleh semua Kepala Sekolah. (mgs)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PT. SMI Resmikan Fasilitas MCK untuk Warga Konga NTT
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Jenazah perempuan korban pesawat ATR 42-500 jalani proses identifikasi
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Pesan Terakhir Pegawai KKP Yoga Naufal ke Keluarga Sebelum Pesawat ATR Jatuh di Maros
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Smartwatch Kopilot ATR Aktif, Kepala Basarnas Ungkap Fakta Mencengangkan!
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Wamendagri Wiyagus Dorong Pengelolaan Stadion Sepak Bola Berdayakan UMKM
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.