Fokus WEF 2026: Diplomasi Greenland dan Kecerdasan Buatan

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews-Davos, Swiss

Dunia menyoroti ketegangan AS-Eropa di Davos serta prospek stabilitas ekonomi global yang diusung Tiongkok.

Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026 memasuki hari kedua pada Selasa 20 Januari 2026 dengan agenda yang didominasi oleh pergeseran geopolitik dan tantangan teknologi masa depan.

Pertemuan tahunan yang berlangsung hingga 23 Januari ini mempertemukan para pemimpin negara dan eksekutif puncak bisnis di tengah meningkatnya tensi diplomatik antarnegara besar.

Ketegangan Transatlantik dan Narasi Stabilitas

Hari kedua forum tertuju pada kehadiran Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, yang dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin Eropa. Pertemuan ini terjadi di tengah hubungan yang merenggang antara Washington dan Uni Eropa terkait isu kedaulatan Greenland.

Presiden AS Donald Trump, yang dijadwalkan berpidato esok hari Rabu 21 Januari 2026, secara konsisten menegaskan bahwa kendali penuh AS atas Greenland adalah krusial bagi keamanan nasional Amerika, terutama untuk membendung aktivitas kapal Rusia dan Tiongkok di kawasan tersebut. 

Ketegangan semakin meningkat setelah Washington mengancam akan memberlakukan tarif perdagangan terhadap delapan negara Uni Eropa yang menentang kebijakan tersebut.

Di sisi lain, Wakil Perdana Menteri Tiongkok, He Lifeng, diperkirakan akan menggunakan panggung Davos untuk memproyeksikan Beijing sebagai mitra global yang stabil. 

Dalam narasinya, Tiongkok cenderung menekankan pentingnya dialog dan multilateralisme, sebuah posisi yang secara implisit dikontraskan dengan langkah-langkah luar negeri AS baru-baru ini di Venezuela dan Iran.

Inovasi dan Tanggung Jawab Global

Selain isu geopolitik, pemimpin industri seperti CEO Microsoft, Satya Nadella, dan CEO Palantir Technologies, Alex Karp, akan memberikan pandangan mengenai masa depan bisnis global. Diskusi utama hari ini akan membedah beberapa poin krusial:

•     Skalabilitas AI : Bagaimana mengembangkan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab.

•     Mobilitas Hijau : Masa depan kendaraan listrik sebagai pemimpin mobilitas global.

•     Keamanan Energi : Menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan batasan lingkungan.

•     Resolusi Konflik : Mencari jalan perdamaian di Ukraina melalui kekuatan militer atau jalur diplomasi.

Momentum Investasi Regional

Pada hari pertama, sejumlah negara bagian di India menunjukkan dominasi ekonomi yang signifikan. Maharashtra memimpin dengan penandatanganan 19 Nota Kesepahaman (MoU) senilai ₹14,5 triliun.

"Diskusi kami fokus pada perluasan operasi yang ada, peningkatan skala manufaktur dan layanan, serta penguatan rantai pasok global," lapor perwakilan delegasi India mengenai pertemuan dengan perusahaan global seperti Coca-Cola dan Brookfield.

Negara bagian lain seperti Assam dan Madhya Pradesh juga aktif menjajaki kemitraan di sektor semikonduktor, energi terbarukan, dan pusat data, termasuk melalui pembicaraan strategis dengan Japan Bank for International Cooperation (JBIC).

Pertemuan WEF 2026 diharapkan dapat menghasilkan kerangka kerja kolektif guna membangun kembali kepercayaan global di wilayah Amerika Latin dan Afrika, sembari menavigasi ketidakpastian ekonomi yang masih menyelimuti pasar internasional.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Layanan Kesehatan Jiwa Diperluas, Kemenkes Susun Skema Berobat di Puskesmas
• 3 jam laludisway.id
thumb
Dampingi Kunjungan Presiden Prabowo, Menko Airlangga Luncurkan Kemitraan Ekonomi Indonesia-Inggris
• 12 jam lalumatamata.com
thumb
Wamendagri Wiyagus Dorong Pengelolaan Stadion Sepak Bola Berdayakan UMKM
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Mobil Hangus Terbakar di Koto Tangah Padang, Pemilik Melarikan Diri
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
4 Manfaat Makan Jambu di Musim Hujan
• 14 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.