GenPI.co - Gmail kini dilengkapi kecerdasan buatan (AI), sebuah langkah Google untuk mengubah layanan email terpopuler di dunia menjadi asisten pribadi yang pintar.
Dengan teknologi tersebut, Gmail bisa membantu menyempurnakan tulisan, meringkas informasi yang tersebar di kotak masuk, dan membuat daftar tugas harian secara otomatis.
Fitur AI terbaru menandai langkah penting bagi Gmail, layanan yang pertama kali diluncurkan hampir 22 tahun lalu dan kini digunakan lebih dari 3 miliar orang, nyaris setara dengan popularitas mesin pencari Google sendiri.
Awalnya, opsi AI ini akan tersedia dalam bahasa Inggris di Amerika Serikat, tetapi Google berencana memperluasnya ke negara lain dan bahasa lain sepanjang 2026.
Gmail versi AI memiliki fitur "Bantu Saya Menulis" (Help Me Write) yang mempelajari gaya penulisan pengguna untuk memberikan saran personal saat menulis email.
Selain itu, pelanggan Gmail Pro dan Ultra juga akan mendapatkan akses ke teknologi serupa AI Overviews.
Dengan fitur itu, pengguna bisa mengajukan pertanyaan di bilah pencarian Gmail dan langsung mendapatkan jawaban dari isi kotak masuk.
Google juga meluncurkan AI Inbox kepada sebagian kecil penguji tepercaya di AS.
Fitur ini menyaring kotak masuk dan menyarankan daftar tugas serta topik yang mungkin ingin dieksplorasi pengguna.
"Ini cara kami mewujudkan komitmen Gmail untuk proaktif mendukung pelanggan," ujar Wakil Presiden Produk Google Blake Barnes, dilansir AP News, Senin (19/1).
Semua fitur baru ini dibangun di atas model AI terbaru Google, Gemini 3.
Gemini 3 dirancang untuk menjadikan pencarian Google lebih seperti "mitra berpikir". (*)
Video heboh hari ini:


