Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau meminta Lion Air Group melalui maskapai Wings Air untuk membuka kembali rute penerbangan Pekanbaru-Melaka.
Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto saat menerima audiensi Corporate Communications Strategic Lion Air Group di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Selasa (20/1/2025).
"Rute penerbangan Pekanbaru-Melaka memiliki potensi pasar yang masih sangat baik dan dibutuhkan masyarakat Riau. Selama ini, banyak warga Riau yang bepergian ke Melaka untuk keperluan berobat maupun wisata, begitu pula sebaliknya dari Melaka ke Pekanbaru," ungkapnya Selasa (20/1/2026).
Dia menilai jarak tempuh yang relatif dekat menjadikan rute tersebut strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi antarwilayah.
Karena itu, Pemprov Riau berharap Wings Air dapat kembali mengaktifkan penerbangan langsung Pekanbaru - Melaka. Melihat tingginya mobilitas masyarakat Riau ke Melaka, Malaysia, rute ini dinilai masih sangat potensial dan layak untuk dioperasikan kembali, terutama sebagai bagian dari penguatan konektivitas udara regional.
Sementara itu, Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menyampaikan bahwa Wings Air berkomitmen mendukung program pemerintah dalam meningkatkan konektivitas udara di Pulau Sumatra.
Baca Juga
- Lion Air Group Buka Rute Baru Awal 2026, Ada Rute ke Derawan!
- Lion Air Minta Maaf Penerbangan Umrah Jeddah-Jakarta Delay 2 Hari
- Penerbangan Domestik Lion Air hingga Sriwijaya Air Pindah ke Terminal 1B Soetta
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengembangan rute-rute penerbangan dari Pekanbaru agar kota ini berperan sebagai hub atau kota penghubung.
Danang menjelaskan, saat ini Pekanbaru telah terhubung dengan sejumlah kota besar seperti Yogyakarta, Surabaya, hingga Kuala Lumpur melalui penerbangan langsung.
Selain itu, Wings Air juga telah membuka rute Pekanbaru - Gunung Sitoli, Nias, dan dalam waktu dekat akan merilis rute baru Pekanbaru - Sibolga yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 23 Januari 2026.
Menurutnya, pengembangan rute penerbangan selalu didasarkan pada kajian menyeluruh, mulai dari permintaan pasar, daya beli masyarakat, hingga keberlanjutan operasional.
Dukungan dari pemerintah daerah menjadi faktor penting agar rute yang dibuka dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemprov Riau menyatakan kesiapan untuk mendukung langkah maskapai dalam memperkuat konektivitas udara, termasuk pembukaan kembali rute Pekanbaru - Melaka, selama memberikan dampak positif bagi mobilitas dan perekonomian daerah.

