Sejumlah pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terlibat duel dua lawan dua. Akibatnya, kaki seorang siswa patah usai ditabrak sepeda motor siswa lain yang terlibat duel.
Peristiwa itu terekam dalam video yang beredar luas di media sosial. Dalam video berdurasi 49 detik tersebut, tampak dua siswa dari salah satu SMA swasta di Kecamatan Sindangbarang tergeletak di tanah sambil dipukuli bertubi-tubi oleh siswa dari salah satu SMP negeri di Kecamatan Cibinong.
Duel para pelajar baru berhenti setelah mendapat aba-aba dari salah seorang pelajar yang merekam aksi kekerasan tersebut.
Kapolsek Sindangbarang AKP Dadang Rustandi mengatakan aksi duel sejumlah pelajar SMP dan SMA itu terjadi di Kampung Sedekan, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, Sabtu (17/1) malam.
Dadang menjelaskan aksi duel gladiator tersebut berawal dari ajakan duel yang dilayangkan siswa SMP Cibinong kepada siswa SMA di Sindangbarang melalui aplikasi pesan singkat.
“Betul, masih dalam penyelidikan. Lokasi kejadian berada di wilayah hukum Sindangbarang,” kata Dadang kepada wartawan, Selasa (20/1).
Dalam aksi duel tersebut, kata Dadang, seorang siswa SMA mengalami luka patah pada bagian kaki akibat ditabrak siswa SMP yang mencoba melarikan diri usai berduel.
“Salah satu siswa SMA ditabrak dari belakang oleh pelajar SMP menggunakan sepeda motor. Akibatnya, siswa SMA tersebut mengalami patah tulang pada kaki kanan,” jelasnya.
Polisi telah mengantongi identitas para siswa yang terlibat duel maupun yang sekadar menonton aksi tersebut.
“Sedikitnya ada tujuh orang siswa yang diduga terlibat. Kepolisian telah memanggil pihak sekolah dan orang tua masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menegaskan pihak kepolisian akan menerapkan penegakan hukum sesuai ketentuan peradilan anak.
“Semua yang terlibat masih berusia anak. Kami akan menerapkan penegakan hukum sebagai upaya terakhir dengan mengacu pada ketentuan dalam sistem peradilan anak,” tegas Alexander.




