JAKARTA, KOMPASTV - Danrem 141 Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan menyampaikan update evakuasi satu jenazah korban kecelakaan pesawat di wilayah Desa Tompobulu, Sulawesi Selatan.
Tim SAR gabungan menyusun rencana lanjutan evakuasi jenazah korban kecelakaan pesawat yang hingga kini masih belum ditemukan.
Sebanyak tujuh tim disiagakan dan akan menginap di area lereng untuk mengejar waktu serta memaksimalkan proses pencarian sejak pagi hari.
“Masih ada tujuh tim yang berada di atas. Ini dilakukan supaya ketika fajar tiba, pasukan sudah siap di lokasi dan tidak kehilangan waktu karena hujan,” ujar Danrem 141 Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan.
Seluruh personel menggunakan peralatan mountaineering untuk menjangkau titik-titik yang berada di lereng.
“Kondisi cuaca hari ini hujan cukup lebat, sehingga helikopter tidak memungkinkan untuk beroperasi. Jalur darat menjadi pilihan paling realistis,” ujarnya.
Tim SAR juga menegaskan tetap optimistis dapat menemukan korban lain meski operasi telah memasuki hari-hari krusial.
“Fokus pertama adalah korban. Sambil berjalan, ada tim lain yang mengamankan serpihan dan memastikan lokasi tetap aman,” katanya.
Operasi pencarian dan evakuasi dijadwalkan kembali dilanjutkan sejak dini hari dengan harapan cuaca lebih bersahabat sehingga upaya menemukan seluruh korban dapat segera diselesaikan.
Sahabat KompasTV, bagaimana pendapat kalian terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang
#ATR42500 #timsar #tni
Baca Juga: Tok! Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Terkait Penyalahgunaan Hutan Sumatera
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- atr 42 500
- basarnas
- tni
- evakuasi korban



