Jakarta: Selain dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, Swis secara konsisten mengukuhkan posisinya sebagai negara terkaya di dunia berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita.
Menurut data terbaru yang dirilis The Economist, PDB per kapita Swis telah menyentuh angka sekitar USD100 ribu, melampaui pusat ekonomi besar lainnya seperti Singapura di angka USD90.700 dan Norwegia USD86.800.
Lantas, apa sebetulnya yang membuat Swis begitu kaya? Mengutip laman VnExpress, berikut beberapa pilar yang menyokong kekayaan Swis:
1. Stabilitas politik dan sistem demokrasi langsung Menurut data terbaru yang dirilis The Economist, PDB per kapita Swis telah menyentuh angka sekitar USD100 ribu, melampaui pusat ekonomi besar lainnya seperti Singapura di angka USD90.700 dan Norwegia USD86.800.
Lantas, apa sebetulnya yang membuat Swis begitu kaya? Mengutip laman VnExpress, berikut beberapa pilar yang menyokong kekayaan Swis:
Keberhasilan Swis dalam mempertahankan puncak kemakmuran tidak dihasilkan secara instan. Salah satu pondasi terkuat Swis adalah stabilitas politik yang sangat tinggi. Sistem demokrasi langsung dan netralitas politik yang dijaga selama berabad-abad mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi para investor global.
Franc Swis (CHF) dikenal sebagai mata uang terkuat di dunia. Dengan nilai mata uang yang berfungsi sebagai safe haven nilainya bahkan mendekati atau melebihi satu Euro. Keuangan yang stabil ini turut terlihat dalam kehidupan sehari-hari, laporan dari bank investasi UBS mengungkapkan, satu dari tujuh orang dewasa di Swis menyandang status jutawan.
Baca juga: Daftar 10 Negara Teraman di Dunia Versi Global Peace Index 2025
(Ilustrasi bendera Swis. Foto: Juliusbaer.com)
Kemakmuran Swis tidak berhenti pada angka saja namun pada harapan hidup penduduknya. Swis secara mengesankan masuk ke dalam jajaran lima besar negara dengan harapan hidup tertinggi di dunia dengan rata-rata usia penduduk mencapai 84,23 tahun. Swis hanya terpaut dari Hong Kong yang memimpin daftar global dengan 85,77 tahun, diikuti Jepang, Korea Selatan, dan Polinesia Prancis.
Salah satu pilar yang menyokong kekayaan Swis adalah sektor jasa bernilai tinggi. Swis dikenal sebagai pusat kekayaan global karena mata uangnya yang legendaris. Selain perbankan dan asuransi, industri farmasi, permesinan, dan manufaktur kelas atas menjadi sektor yang mendominasi pemasukan negara. (Surya Mahmuda)



