tvOnenews.com - Pasca terjadinya perang suku antara Suku Yali dan Lanny di Kota Wamena, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan memastikan situasi terkini sudah kondusif.
Hal ini menyusul penyelesaian masalah kematian antara Suku Yali dan Lanny di Polres Jayawijaya berbuntut perang suku di Kota Wamena karena tidak menemukan titik tengah penyelesaian masalah.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib di Wamena, Rabu mengatakan situasi saat ini di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya sangat aman dan terkendali.
“Setelah kami turun dan berbicara dengan kedua kelompok, akhirnya mereka mau sepakat untuk mengakhiri perang dan berdamai,” katanya.
Menurut dia, penyelesaian bentrokan kedua suku telah dimediasi oleh Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, Wakil Bupati Lanny Jaya Fredi G Tabuni dan Pemkab Jayawijaya sehingga perdamaian dapat terwujud.
“Dari hasil mediasi itu kedua belah pihak sepakat baik itu Suku Yali yang menjadi korban, dan Suku Lanny sepakat untuk menghentikan perang dan berdamai,” ujarnya.
Dia menjelaskan sebagai bentuk kepedulian kepada kedua belah pihak yang bertikai di Kota Wamena, Pemkab Jayawijaya menyerahkan bantuan 4 ton beras bagi Suku Yali dan Lanny.
“Kami sebagai kabupaten induk yang telah melahirkan tujuh daerah pemekaran lain di Papua Pegunungan merasa perlu terlibat dalam penanganan perang suku di Kota Wamena. Untuk itu kami membantu baik itu Suku Yali dan Lanny masing-masing 2 ton beras,” katanya.
Dia menambahkan dukungan bantuan beras tersebut kepada kedua belah suku yang berperang supaya mereka dapat kembali ke rumah mereka masing-masing untuk melakukan perdamaian.
“Kami pastikan situasi keamanan dan ketertiban aman sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali seperti biasa,” ujarnya.(chm)



