Bertemu Purbaya, AHY Fokuskan Penanganan Dampak Bencana

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut memfokuskan pembahasan pada percepatan proyek infrastruktur vital dan penanganan dampak bencana.

Bertemu Purbaya, AHY Fokuskan Penanganan Dampak Bencana (FOTO:Dok Anggi)

IDXChannel – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar pertemuan intensif dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (20/1/2026). 

Pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut memfokuskan pembahasan pada percepatan proyek infrastruktur vital dan penanganan dampak bencana.

Baca Juga:
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Hutan dan Tambang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

AHY merinci empat poin utama yang menjadi prioritas dalam koordinasi tersebut yakni rehabilitasi pascabencana di Sumatera, restrukturisasi finansial Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC), proyek pengamanan Pantai Utara (Pantura) Jawa, serta akselerasi program perumahan rakyat.

Terkait pemulihan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana, Menkeu Purbaya memberikan jaminan ketersediaan anggaran untuk rekonstruksi infrastruktur dasar dan hunian warga.

Baca Juga:
Ekonom Nilai Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Jadi Sinyal Positif Perkuat Kebijakan

"Karena prinsipnya kementerian keuangan tadi disampaikan oleh Menkeu, prinsipnya akan siap untuk memberikan dukungan dari sisi keuangan, apalagi untuk segera menanggulangi kerusakan infrastruktur dan juga rumah-rumah yang tadi saya sampaikan," ujar AHY usai pertemuan.

Selain itu, kedua menteri juga membahas skema pembiayaan untuk target renovasi dan pembangunan rumah rakyat yang direncanakan akan meningkat signifikan pada periode ini.

Baca Juga:
Trump Segera Umumkan Calon Ketua The Fed, Petinggi BlackRock Kandidat Terdepan

Mengenai keberlanjutan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, AHY mengungkapkan adanya langkah pembentukan Komite Nasional Kereta Cepat. 

Komite ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan antar-kementerian guna mempercepat restrukturisasi keuangan sekaligus menyiapkan payung hukum bagi pengembangan kereta cepat di wilayah lain.

"Karena ini juga penting untuk bisa mengambil langkah-langkah strategis maupun taktis. Yang kedua kita juga sedang mengusung bisa dikatakan peraturan pemerintah yang bisa mengayomi bukan hanya kereta cepat Jakarta-Bandung tapi seluruh wilayah lainnya," tuturnya.

Selanjutnya, pembahasan mencakup konsep perlindungan kawasan Pantai Utara Jawa dari ancaman banjir rob dan penurunan muka tanah, khususnya di koridor Jakarta, Semarang, dan Demak. Konsep ini sedang disempurnakan agar proteksi kawasan pesisir dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

AHY mengapresiasi keterbukaan Kementerian Keuangan dalam mendukung proyek-proyek yang memiliki urgensi tinggi bagi masyarakat. Koordinasi yang solid antara Kemenko Infrastruktur dan Bendahara Negara diharapkan dapat memastikan proyek strategis nasional tidak terkendala oleh hambatan administratif maupun pembiayaan.

"Intinya menkeu telah memberikan ruang komunikasi dan koordinasi yang baik. Pada prinsipnya beliau sepakat untuk mendorong proyek-proyek infrastruktur besar yang penting, yang urgent. Apakah itu bencana, apakah itu untuk konektivitas termasuk juga proteksi pantura dan perumahan rakyat," tuturnya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Profil Thomas Djiwandono: Rekam Jejak dan Karier Calon Deputi Gubernur BI
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Inter Vs Arsenal: Ambisi Arteta Balas Kekalahan di UCL Musim Lalu
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Kapolres Batu Tinjau Area Terdampak Longsor di Kawasan Payung 2
• 8 jam lalurealita.co
thumb
KAI Batalkan 16 Perjalanan KA Imbas Pemulihan Jalur Pekalongan-Sragi
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Istri Allif Alli Menangis di Komnas Perempuan, 14 Tahun Tak Diberi Nafkah Suami
• 11 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.