Kedatangan bangsa Portugis dan Spanyol pada awal abad ke-16 diyakini sebagai awal perkenalan tembakau di Nusantara. Namun, pertanian tembakau mulai berkembang saat era kolonial Belanda. Tembakau dengan cepat menjadi salah satu konsumsi primadona masyarakat. Dari ladang di lereng pegunungan hingga pabrik di perkotaan, keberadaan tembakau telah menjadi tulang punggung ekonomi bagi petani, buruh, dan pelaku usaha. Sejarah, budaya, dan ekonomi tembakau Nusantara merupakan salah satu simfoni kompleks yang masih bertahan hingga saat ini.
Geser untuk sejarah tembakau
Morfologi tanaman tembakau meliputi sistem perakaran tunggang yang tumbuh dalam, batang tegak berbulu, daun tunggal bertangkai atau duduk yang disusun spiral, bunga majemuk berbentuk terompet atau piramidal di ujung tanaman, serta buah berbentuk telur berisi biji. Bentuk dan ukuran setiap bagian dapat bervariasi tergantung varietas dan kondisi lingkungan tumbuhnya.
Geser untuk melihat keterangan tanaman
Kesuburan tanah di Indonesia membuat tanaman tembakau memiliki keragaman jenis dari tiap daerah. Setiap jenis tembakau memiliki karakteristik aroma dan rasa unik karena dipengaruhi oleh kondisi geografi
Geser untuk melihat jenis tembakau

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477896/original/021090400_1768885000-28966.jpg)


