tvOnenews.com - Real Madrid mampu menghancurkan perlawanan tim tamu AS Monaco dalam lanjutan Liga Champions sekaligus menjaga asa lolos 8 besar.
Namun ada satu hal menarik yang jadi sorotan di laga tadi malam yakni momen pelukan sang caretaker Real Madrid Alvaro Arbeloa dengan Vinicius Jr.
Dinamika di dalam skuad Real Madrid mencapai puncaknya ketika Xabi Alonso harus lengser dari jabatannya. Saat itu, beragam spekulasi muncul.
Bukan hanya kalah dari Barcelona saja, namun ketidakmampuan Xabi Alonso mengatur ruang ganti Real Madrid jadi alasan lain kepergiannya.
Alvaro Arbeloa ditunjuk jadi pengganti sementara, namun debutnya berakhir dengan hilangnya kesempatan Real Madrid menjuarai Copa Del Rey.
Sampai kemudian, Alvaro Arbeloa membawa Real Madrid catatkan kemenangan atas Levante di La Liga akhir pekan lalu. Tren positif berlanjut saat kalahkan AS Monaco.
Dalam laga yang dihelat di Santiago Bernabeu Bernabeu, Rabu dini hari WIB (21/1), Real Madrid hancurkan sang lawan AS Monaco dengan skor telak 6-1.
- REUTERS/Violeta Santos Moura
Kylian Mbappe mencetak brace, sedangkan Franco Mastantuono, Jude Bellingham dan Vinicius Jr mencetak masing-masing satu gol serta gol bunuh diri pemain AS Monaco.
Vinicius Jr jadi Player of The Match di laga ini berkat satu gol dan dua assist masing-masing untuk gol Kylian Mbappe dan Franco Mastantuono.
Di sisi lain, momen langka yang tak kalah unik terjadi di laga semalam. Situasi Bernabeu tidak seperti pertandingan sebelumnya yang penuh akan makian dan cemooh.
Perlakuan fans di laga sebelumnya sampai membuat pemain Real Madrid terpukul, salah satunya Vinicius Jr yang kabarnya buat pernyataan mengejutkan.
“Saya tidak ingin bermain di tempat yang tidak menginginkan saya,“ cuit akun X @topskillsportuk.
Namun, situasi di Bernabeu saat Real Madrid menang telak atas AS Monaco berubah 180 derajat. Hal ini sampai mendapat atensi khusus dari media Spanyol.
“Suasana di Bernabéu sangat berbeda dari pertandingan melawan Levante,” tulis La Sexta.
“Para penonton menyambut upaya para pemain dengan tepuk tangan, banyak sekali tepuk tangan, untuk Vini, yang sebelumnya banyak dikritik,“ lanjutnya.



