Manajemen perusahaan turun ke lapangan menyusuri wilayah banjir di lima kecamatan guna memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran.
Melalui program Jhonlin Group Solidarity for Humanity, perusahaan menyalurkan bantuan sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk dukungan nyata bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir. Bantuan tunai untuk kebutuhan mendesak Bantuan disalurkan secara langsung kepada warga agar dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan mendesak.
Bagi masyarakat yang rumahnya terendam atau harus mengungsi, bantuan uang tunai dinilai lebih fleksibel untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun memperbaiki kerusakan rumah pascabanjir.
Baca juga: Jhonlin Group Salurkan Bantuan CSR “Solidarity for Humanity” kepada Warga Martapura
Langkah ini dinilai efektif di tengah kondisi darurat, ketika akses terhadap barang dan layanan masih terbatas akibat genangan air yang belum surut. Warga merasa terbantu Ahmad, salah satu warga terdampak banjir, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berencana menyimpan uang tersebut untuk keperluan darurat sambil menunggu kondisi kembali normal.
"Disimpan dulu (uangnya), kalau ada keperluan lain bisa dipakai. Harapannya semoga air lekas surut saja airnya, jangan banjir lagi. Ke depannya mudah-mudahan Jhonlin Group sukses selalu," ujar Ahmad.
Hal serupa juga disampaikan Sapri, warga lainnya yang menerima bantuan tunai dari Jhonlin Group.
"Terima kasih kepada Jhonlin Group yang telah membantu kami. Mudah-mudahan rezekinya tambah lancar," ungkapnya. Kabupaten Banjar terdampak parah Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi Kabupaten Banjar yang tercatat sebagai salah satu wilayah terdampak terparah dalam bencana banjir kali ini.
Berdasarkan data di lapangan, banjir merendam sembilan kecamatan dan 119 desa. Musibah ini berdampak pada 48.453 kepala keluarga (KK) atau sekitar 140.596 jiwa.
Aktivitas warga lumpuh akibat genangan air yang belum juga surut di sejumlah wilayah.
Penyaluran bantuan secara cepat dan langsung ini diharapkan mampu meringankan beban psikologis maupun materiil para korban, terutama mereka yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
"Kami atas nama pemerintah Astambul mendoakan semoga pimpinan Jhonlin Group selalu diberikan kesehatan dan mendapat rejeki yang lebih banyak lagi," ujar perwakilan pemerintah setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)




