REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu fase peristiwa Hari Kiamat ialah Padang Mahsyar. Sesuai dengan namanya, di sanalah seluruh insan sejak Nabi Adam AS hingga orang terakhir dikumpulkan oleh Allah SWT. Alquran menggambarkan situasi ketika semua makhluk-Nya dibangkitkan dan diadili di tempat tersebut.
Di tempat itu (Padang Mahsyar), setiap jiwa merasakan pembalasan dari apa yang telah dikerjakannya (dahulu) dan mereka dikembalikan kepada Allah, Pelindung mereka yang sebenarnya, dan lenyaplah dari mereka apa (pelindung palsu) yang mereka ada-adakan.
- 3 Hikmah Diturunkannya Nabi Isa ke Bumi Selain Membunuh Dajjal Kelak
- Pakar Hukum Dukung Ketegasan Mentan Amran Bongkar Penyelundupan Beras
- Bingung Jika Anak Bertanya Tuhan Ada di Mana? Simak Penjelasan Pakar
“Di tempat itu (padang Mahsyar), tiap-tiap diri merasakan pembalasan dari apa yang telah dikerjakannya dahulu dan mereka dikembalikan kepada Allah Pelindung mereka yang sebenarnya dan lenyaplah dari mereka apa yang mereka ada-adakan” (QS Yunus: 30).
Di Padang Mahsyar, manusia tidak berpakaian. Itu berdasarkan hadis berikut:
.rec-desc {padding: 7px !important;}عن عائشةَ، رضي اللَّه عنها، قَالَتْ: سمعتُ رَسُول اللَّه ﷺ، يقول: يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حُفَاةً عُراةً غُرْلًا قُلْتُ: يَا رَسُول اللَّه الرِّجَالُ وَالنِّسَاءُ جَمِيعًا يَنْظُرُ بَعْضُهُمْ إِلى بَعْضٍ،؟ قَالَ: يَا عَائِشَةُ الأَمرُ أَشَدُّ مِنْ أَنْ يُهِمَّهُم ذلكَ.
'Aisyah berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Manusia akan dikumpulkan pada Hari Kiamat dalam keadaan tanpa alas kaki, telanjang tanpa pakaian, dan tanpa disunat.'
Lantas, aku bertanya, 'Wahai Rasulullah, apa laki-laki dan perempuan memandang satu sama lain?' Rasulullah menjawab, 'Wahai 'Aisyah, masalah yang akan dihadapi lebih penting dari sekadar melihat satu dengan yang lain'" (muttafaq 'alaih).
Di antara fakta yang menarik mengenai Hari Mahsyar ialah, sosok yang akan pertama kali ditutupi busana pada hari yang sangat-sangat krusial itu. Sosok yang dimaksud adalah Nabi Ibrahim AS.
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَامَ فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطِيبًا بِمَوْعِظَةٍ فَقَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّكُمْ تُحْشَرُونَ إِلَى اللَّهِ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلًا { كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُعِيدُههُ وَعْدًا عَلَيْنَا إِنَّا كُنَّا فَاعِلِينَ } أَلَا وَإِنَّ أَوَّلَ الْخَلَائِقِ يُكْسَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِبْرَاهِيمُ عَلَيْههِ السَّلَام أَلَا وَإِنَّهُ سَيُجَاءُ بِرِجَالٍ مِنْ أُمَّتِي فَيُؤْخَذُ بِهِمْ ذَاتَ الشِّمَالِ فَأَقُولُ يَا رَبِّ أَصْحَابِي فَيُقَالُ إِنَّكَ لَا تَدْرِي مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ فَأَقُولُ كَمَا قَالَ الْعَبْدُ الصَّالِحُ { وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ } قَالَ فَيُقَالُ لِي إِنَّهُمْ لَمْ يَزَالُووا مُرْتَدِّينَ عَلَى أَعْقَابِهِمْ مُنْذُ فَارَقْتَهُمْ وَفِي حَدِيثِ وَكِيعٍ وَمُعَاذٍ فَيُقَالُ إِنَّكَ لَا تَدْرِي مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ
Dari Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah SAW berdiri (untuk) berkhutbah, menyampaikan suatu nasihat di tengah-tengah kami. Beliau bersabda, 'Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kalian dikumpulkan menuju Allah dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan kulup ---'Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya lagi. (Itu adalah) janji yang pasti Kami tepati. Sesungguhnya Kami akan melaksanakannya' (QS al-Anbiyaa: 104).
Ingat, sesungguhnya makhluk pertama yang diberi pakaian pada Hari Kiamat adalah Ibrahim 'alaihis salaam.
Ingat, sesungguhnya beberapa orang dari umatku akan didatangkan, lalu mereka diambil ke golongan kiri. Aku berkata, 'Wahai Rabb, sahabat-sahabatku.'
Dikatakan, 'Sesungguhnya engkau tidak tahu apa yang mereka perbuat sepeninggalmu.'
Kemudian, aku mengucapkan seperti perkataan seorang hamba saleh: 'Aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di tengah-tengah mereka. Setelah Engkau mewafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Engkau Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika Engkau menyiksa mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu. Jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana' (QS al-Maidah: 117-118).


