Banyak Pihak Terlibat dalam Evakuasi ATR 42-500, Bagaimana Perkembangan Pencarian Korban? 

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita
Apa yang bisa Anda dapatkan dari artikel ini? 
  1. Bagaimana perkembangan terakhir pencarian korban pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung? 
  2. Berapa jenazah yang sudah ditemukan? kendala apa yang muncul saat pencarian? 
  3. Orang dengan keahlian apa saja yang terlibat dalam pencarian?
  4. Seperti apa proses evakuasi korban dari Gunung Bulusaraung?
  5. Bagaimana kondisi keluarga korban menanti orang kabar tersayang? 
  6. Kecelakaan pesawat selalu mendapat perhatian besar, kenapa hal itu terjadi?
Bagaimana perkembangan terakhir pencarian korban pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung?

Hingga Selasa (20/1/2026) malam, pencarian masih dilakukan. Dihitung dari waktu kejadian, total sudah memasuki hari keempat atau melewati masa emas, selama tiga hari. 

Sejauh ini, kondisi cuaca dan medan terjal yang tidak mudah dilintasi jadi kendala. Dari desa terdekat, Tompobulu, misalnya, perjalanan menuju puncak yang biasanya ditempuh warga memakan waktu 45 menit menjadi 2-3 jam.

Akan tetapi, tim pencari tidak patah arang. Lebih dari 1.000 orang dibagi dalam beberapa tim. Mereka bergantian mencari dan menggambarkan kondisi di sekitarnya.

Setiap pagi, mereka menggelar rapat untuk menentukan peran di lapangan. Adapun tim terdiri dari TNI, polisi, hingga petugas SAR hingga relawan dari berbagai komunitas pecinta alam bahkan pribadi.

Baca JugaTim DVI Menerima Jenazah Korban ATR 42-500, Proses Identifikasi Dimulai
Berapa jenazah yang sudah ditemukan? kendala apa yang muncul saat pencarian? 

Sejauh ini, dua jenazah sudah ditemukan dan berhasil dievakuasi. Satu korban berhasil dibawa ke rumah sakit, sementara satu korban lainnya dievakuasi menuju ke jalan utama, Selasa (20/1/2026) malam.

Dalam upaya evakuasi itu, tim penyelamat dari berbagai instansi dan komunitas menghadapi medan terjal dan cuaca ekstrem selama puluhan jam. Meski demikian, delapan korban lainnya belum ditemukan.

Namun, bukan perkara mudah untuk mewujudkannya. Untuk mencapai salah satu korban, misalnya, tim mesti turun ke jurang sedalam 350 meter dan membutuhkan waktu 2 jam 10 menit. Hujan deras, angin kencang, hingga kabut yang menciutkan jarak pandang jadi tantangan terberat. 

Baca JugaDua Korban Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi, Delapan Orang Belum Ditemukan
Orang dengan keahlian apa saja yang terlibat dalam pencarian?

Sejauh ini, latar belakang tim pencarian sangat beragam. Selain Basarnas, TNI, dan Polri, ada juga berbagai orang dengan keahlian khusus ikut serta dalam pencarian ini.

Salah satunya keterlibatan anggota Asosiasi Rope Access Indonesia (ARAI). Keahlian mereka dalam rappelling sangat vital dalam pencarian ini.

Selain itu, ada juga warga yang berprofesi sebagai pencari madu hutan. Sebagai orang setempat, kemampuan para pencari madu hutan ini jelas sangat vital menentukan rute aman saat cuaca tidak mendukung. Mereka juga diyakini ikut memberi rasa nyaman untuk tim pencari saat beraktivitas di gunung yang disebut-sebut memiliki beragam mitos itu.

Tidak ketinggalan juga ada pemandu wisata yang sukarela ikut mencari korban. Mereka juga diyakini tahu seluk beluk dan rute aman sebagai panduan dalam pencarian. 

Baca JugaEvakuasi Pesawat ATR 42-500: Berteman Badai di Puncak Bulusaraung
Bagaimana kondisi keluarga korban yang tengah menanti kabar orang tersayang? 

Sejauh ini, Polri telah menerima data antemortem semua orang yang diduga menjadi korban dalam insiden ini. Data itu diambil dari sanak kerabat di berbagai daerah. Ada yang diambil di Jawa Barat, Jakarta, hingga Sulawesi Utara.

Saat menunggu kabar terbaik, ada juga keluarga korban yang datang ke Makassar. Salah satunya adalah Neltje Maramis, ibu dari pramugari pesawat ATR 42-500, Florencia Lolita. Dia tinggal di Minahasa, Sulut.

Neltje mengatakan, berharap kehadirannya bisa ikut membantu proses pencarian anaknya yang baru sebukaan terakhir tervang beersama Indonesia Air Transports

Baca JugaKeluarga Pramugari Pesawat ATR 42-500 di Minahasa Menanti Kabar dari Bulusaraung
Kecelakaan pesawat selalu mendapat perhatian besar, kenapa hal itu terjadi?

Berbeda dengan moda transportasi lain, kecelakaan udara memang mendapat perhatian lebih. Dalam wawancara terpisah, keduanya menekankan rekor keamanan sektor penerbangan yang sangat baik sehingga satu kecelakaan menjadi sangat signifikan.

Selain itu, karena tingginya derajat teknis yang membutuhkan keahlian khusus dan eksklusif, investigasi kecelakaan pun hanya dapat dilakukan oleh pihak berwenang yang memiliki pengetahuan teknis serta kompetensi investigatif. Di Indonesia, kewenangan itu dipegang Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Baca JugaMengapa Kecelakaan Pesawat Selalu Mendapat Perhatian Besar?

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Istana Sampaikan Duka dan Pastikan Pendampingan untuk Stella Christy Usai Kecelakaan Suami di AS
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Seorang Pekerja PT. Eastern Logistics di Lamongan, Klaim Jadi Korban PHK Sepihak tanpa Pesangon
• 17 jam lalurealita.co
thumb
Brooklyn Beckham Ungkap Konflik dengan Orang Tua
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
ESDM Dorong Transformasi Tambang Berkelanjutan melalui Inovasi dan Kolaborasi
• 19 menit laluviva.co.id
thumb
Demam Tinggi hingga Kejang, Food Vlogger Farida Nurhan Dilarikan ke Rumah Sakit
• 20 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.