JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan, jumlah korban tewas akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera bertambah satu di Kabupaten Aceh Tengah.
"Dengan penambahan tersebut, total korban meninggal dunia secara keseluruhan mencapai 1.200 jiwa dan korban hilang tercatat sebanyak 143 jiwa," ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).
Sementara jumlah penduduk terdampak yang masih berada di lokasi pengungsian mencapai 113.903 jiwa.
Abdul mengatakan, pemerintah mempercepat pembangunan huntara, pembukaan serta pembersihan akses jalan, hingga jembatan.
Baca juga: 355 Ahli Waris Korban Bencana Sumatera Terima Santunan Kemensos
"Data pengungsi menunjukkan dinamika pergerakan pengungsi seiring dengan proses pembersihan wilayah, pemulihan kawasan permukiman, serta pembangunan hunian sementara," jelasnya.
Penyaluran distribusi logistik juga terus dilakukan. Sampai 19 Januari 2026, total bantuan logistik yang telah dikirimkan mencapai 1.757,03 ton atau sebesar 99,76 persen dari total logistik yang tersedia.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui berbagai moda transportasi meliputi 56 sorti pesawat carter BNPB, 64 sorti pesawat Hercules, 55 unit truk melalui jalur darat, serta 7 kapal laut.
Sementara itu, distribusi logistik harian yang dilaksanakan pada 19 Januari 2026 menunjukkan bahwa di Provinsi Aceh penyaluran melalui jalur udara dilakukan sebanyak 10 sorti dengan muatan 9,9 ton, serta melalui jalur darat menggunakan 3 truk dengan muatan 7,5 ton.
Baca juga: 36.609 Rumah Rusak Berat dan 22.020 Rusak Sedang akibat Banjir Sumatera
"Dengan demikian, total logistik yang terdistribusi di Aceh pada hari tersebut mencapai 17,4 ton," kata Abdul.
Untuk wilayah Sumatera Utara, distribusi logistik dilakukan melalui jalur darat menggunakan 4 truk dengan total muatan 10,31 ton.
Adapun di Sumatera Barat, bantuan logistik disalurkan melalui jalur darat sebesar 0,19 ton ke wilayah terdampak.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang