Florencia Lolita Wibisono Jadi Korban Kedua ATR 42-500 yang Berhasil Diidentifikasi

fajar.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tim Disaster Victim Identification (DVI) resmi mengidentifikasi jenazah kedua korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 yang ditemukan oleh Tim SAR gabungan di kawasan Gunung Bulusaraung.

Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris, menjelaskan proses identifikasi dilakukan secara terpadu oleh sejumlah unsur forensik nasional dan daerah.

Dikatakan Haris, Tim DVI terdiri dari tim DVI Bidokkes Polda Sulsel, Tim DVI Pusdokes Polri, Tim IDEN Polda Sosial, Tim Pusiden Polri, dan Departemen Forensik dan Medikologal Fakultas Kedokteran Unhas.

Ia mengungkapkan, tim telah menerima satu kantong jenazah dan langsung melakukan proses identifikasi sesuai prosedur standar DVI.

“Telah menerima satu kantong jenasa dan melaksanakan identifikasi dengan hasil sebagai berikut,” ujar Haris kepada awak media, Rabu (21/1/2026).

Berdasarkan hasil pencocokan data post mortem dan ante mortem, jenazah tersebut berhasil diidentifikasi.

“Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono,” jelas Haris.

Korban diketahui berjenis kelamin perempuan, berusia 33 tahun, dengan alamat tempat tinggal di Apartemen Wak Tower A Unit 216, Pulogadung, Jakarta Timur.

“Jenis kelamin perempuan umur 33 tahun dengan alamat apartemen Wak Tower A unit 216 Bulogadung, Jakarta Timur,” ungkapnya.

Proses identifikasi, lanjut Haris, dilakukan melalui sejumlah metode ilmiah untuk memastikan keakuratan data.

“Melalui sidik jari data gigi properti dan ciri medis,” pungkasnya.

Dengan teridentifikasinya jenazah tersebut, tim DVI akan melanjutkan proses administrasi dan koordinasi lanjutan sebelum penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. Proses pencarian dan identifikasi korban lainnya masih terus berlangsung.

Sebelumnya diberitakan, korban kedua jatuhnya pesawat ATR 42-500 berhasil dievakuasi ke posko AJU Desa Tompo Bulu, Kecamatan, Kabupaten Pangkep, Selasa (20/1/2026) malam.

Hal ini diungkapkan Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, saat memimpin ekspose peristiwa didampingi Kasi Operasi Basarnas Makassar Andi Sultan, Kapolres Pangkep AKBP Muh. Husni Ramli, dan yang lainnya.

“Ini korban kedua berjenis kelamin perempuan. Ini dimulai evakuasi pada pukul 11.00 WITA tadi. Sampai di puncak pukul 17.15 WITA,” ujar Danrem dalam keterangannya.

Andre mengatakan bahwa sekitar pukul 20.00 WITA korban telah sampai di posko AJU.

Lanjut dia, setelah dicek oleh Tim DVI Polda Sulsel, korban berjenis kelamin perempuan itu langsung dibawa ke RS Bhayangkara Makassar.

“Pukul 20.30 langsung dibawa ke RS Bhayangkara. (Identitas) Tim melihat dan dipastikan berjenis kelamin perempuan,” ucapnya.

Andre bilang, jarak antara korban kedua ini dengan korban yang pertama ditemukan berkisar 500 meter.

“Jarak antara korban kedua dan pertama sekitar 500 meter,” kuncinya.

(Muhsin/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jung Kyung Ho Comeback Jadi Pengacara Hantu! Simak Sinopsis Drakor Oh My Ghost Clients, Kisah Kocak tapi Bikin Merinding
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Presiden Prabowo Perkuat Investasi di Lancaster House London
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Mengapa zakat perlu lompatan inovasi, bukan sekadar digitalisasi?
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
• 15 jam lalusuara.com
thumb
Kemenhut Pertanyakan Klaim Anies soal 97 Persen Deforestasi RI Legal
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.