Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah bertemu Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di tengah pelemahan rupiah terhadap dolar AS pada Rabu (21/1). Pertemuan antara Purbaya, Perry, hingga perwakilan DPR itu dilakukan di Wisma Negara Jakarta dan difasilitasi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Purbaya menjelaskan diskusi mencakup berbagai isu ekonomi yang menjadi tugas masing-masing lembaga. Ia memastikan pemerintah fokus membenahi fiskal dan perekonomian. Sementara bank sentral mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
“Bahas macam-macam, biasa diskusi. Tadi kan ada Gubernur BI kan kita lakukan sinkronisasi kebijakan, saya akan membenahi fiskal dan perekonomian, Pak Gubernur BI akan memastikan mengambil langkah yang perlu untuk menjaga nilai tukar,” kata Purbaya kepada wartawan di Wisma Negara, Jakarta, Rabu (21/1).
Terkait kemungkinan perlakuan khusus dari Kementerian Keuangan untuk menahan pelemahan rupiah, Purbaya menegaskan peran tersebut berada di tangan bank sentral.
“Nggak, rupiah adalah tugas dari bank sentral, dan saya percaya Bank Indonesia akan mengambil langkah tepat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” tegas Purbaya.
Purbaya mengungkapkan tidak ada arahan khusus dari Menteri Sekretaris Negara dalam pertemuan itu. Fokusnya adalah konsolidasi agar koordinasi semakin erat.
Ketika ditanya mengenai isu tukar guling Deputi BI menjadi Wakil Menteri Keuangan, Purbaya mengaku belum mengetahui detailnya.
“Kalau itu saya nggak tahu. saya nggak ngerti yang jelas seluruh peraturan telah dipenuhi jadi ngga ada masalah,” tutur Purbaya.




