Diungkap Dasco, Thomas Djiwandono Sudah Bukan Pengurus Partai Gerindra

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad memastikan Thomas Djiwandono sudah tidak terdaftar dalam struktur di partai.

"Pak Tommy Djiwandono itu sudah tidak dalam struktur kepengurusan yang baru sejak kami Munas kemarin, jadi sebagai pengurus partai itu sudah tidak," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Januari 2026.

Ia menyebut Tommy sudah mengundurkan diri dari partai sejak 31 Desember 2025 lalu.

BACA JUGA:Respons Gerindra Soal Bupati Sudewo yang Kena OTT KPK: Pak Prabowo Sudah Mengingatkan

"Kemudian per 31 Desember 2025 kemarin yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri sebagai pengurus partai," ungkapnya.

"Jadi efektif 31 Desember sudah mengajukan pengunduran diri dari pengurus partai, sehingga kalau ditanya sekarang, pertama sudah tidak di pengurus kemudian memang yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri per 31 Desember 2025," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Thomas menjadi salah satu nama yang diusulkan Prabowo sebagai pengganti Juda Agung yang mengundurkan diri dari posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

BACA JUGA:Gerindra dan Golkar Setuju, Ini Alasan PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD!

Selain Thomas ada dua nama lain yang diusulkan yaitu Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan nama Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono masuk dalam bursa calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Ia menjelaskan bahwa pengisian bursa calon deputi Gubernur BI ini berawal dari adanya surat pengunduran diri salah satu deputi gubernur.

BACA JUGA:Nasib Bupati Selatan Mirwan MS di Ujung Tanduk, Gerindra Gelar Sidang Etik: Sanksi Paling Berat!

“Berkenaan dengan Deputi Gubernur Bank Indonesia itu bermula dari adanya surat pengunduran diri salah satu deputi gubernur. Kemudian sesuai ketentuan harus dilanjutkan dengan proses pengisian jabatan yang ditinggalkan,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Senin, 19 Januari 2026.

Terkait hal ini, ia menyebut ada 3 nama yang diusulkan. Meski demikian, ia tak menyebut nama-nama yang diusulkan tersebut.

"Tiga nama (diusulkan jadi Deputi Gubernur BI). Nanti aku cek ya, gak hafal semua satu. Ada beberapa nama yang dikirimkan, salah satunya memang betul ada nama yang kita usulkan adalah Pak Wamenkeu atas nama Pak Tommy Djiwandono," ungkapnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Buronan Interpol Paling Dicari di Eropa Nikah Siri Selama Sembunyi di Bali
• 4 jam laludetik.com
thumb
Bertemu PM Inggris, Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Maritim hingga Pendidikan
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Menteri ATR/BPN Ungkap Kendala Kebijakan Satu Peta Tak Kunjung Rampung
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Zodiak Paling Beruntung dalam Urusan Cinta: Cancer Romantis, Sagitarius Penuh Tawa
• 46 menit lalugenpi.co
thumb
Jelang Pelantikan dan Rakernas 2026, IKA Unismuh Siapkan Kartu Elektronik untuk Alumni
• 2 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.