TABLOIDBINTANG.COM - Kepedulian terhadap lingkungan dan satwa langka kini tidak lagi sebatas wacana. Dari tangan seorang pelajar, pesan tersebut menjelma menjadi aksi nyata yang berdampak luas. Caleb, siswa BINUS SCHOOL Simprug, membuktikan bahwa karya kreatif anak muda mampu menjadi medium ajakan untuk menjaga alam Indonesia.
Melalui ilustrasi bertema lingkungan dan satwa dilindungi, Caleb berupaya menyuarakan pentingnya kepedulian sejak usia dini. Karya-karya tersebut tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dikembangkan menjadi merchandise eksklusif hasil kolaborasi dengan BINA NUSANTARA yang kini tersedia di BEEHIVE BINUS Store.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari peluncuran program Creativerse, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mendukung talenta muda BINUS dalam menampilkan karya, mengasah jiwa kewirausahaan, sekaligus memberikan kontribusi sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.
Perjalanan kreatif Caleb bermula sejak ia duduk di bangku kelas 5. Ide sederhana yang lahir dari kepedulian terhadap lingkungan laut berkembang menjadi proyek nyata. Pada proyek sebelumnya, ilustrasi Caleb diwujudkan menjadi berbagai produk, dengan hasil penjualan yang disalurkan kepada NGO Divers Clean Action untuk mendukung penanaman mangrove di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Seiring waktu, fokus karya Caleb semakin kuat pada tema hewan dan pelestarian alam, khususnya satwa langka endemik Indonesia. Rangkaian ilustrasi bertajuk animal series kemudian dikembangkan menjadi merchandise resmi BINUS SCHOOL Simprug. Salah satu karyanya bahkan lahir dari kolaborasi menggambar dan mewarnai bersama anak-anak asuh Yayasan Wahana Visi Indonesia.
Dalam proyek terbarunya ini, seluruh hasil penjualan merchandise akan didonasikan kepada Yayasan Wahana Visi Indonesia untuk mendukung peningkatan kualitas hidup anak-anak dan komunitas yang membutuhkan.
Peluncuran produk kolaborasi Caleb dan BINA NUSANTARA secara resmi digelar pada Rabu (21/01). Acara ini menjadi ruang diskusi mengenai proses belajar kreatif, perjalanan pengembangan bakat, serta pentingnya memberi kesempatan kepada siswa untuk berkontribusi melalui minat dan potensi yang dimiliki sejak dini.
Caleb mengungkapkan kebanggaannya karena ilustrasi yang ia buat dapat memberi manfaat lebih luas. "Aku senang sekali karena gambarku bisa dijadikan produk dan bermanfaat untuk orang lain. Lewat gambar-gambar ini, aku ingin mengajak teman-teman untuk lebih peduli pada hewan dan lingkungan, karena hal kecil yang kita lakukan bisa punya dampak besar kalau dilakukan bersama-sama," ujar Caleb.
Sementara itu, Kepala Sekolah BINUS SCHOOL Simprug, Isaac Koh, menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan pendekatan pembelajaran Journeys Programme, yang menekankan proses belajar bermakna dan penerapan nyata di luar ruang kelas. Program ini mendorong siswa untuk mengeksplorasi potensi diri, berpikir kritis, serta menumbuhkan empati sosial.
"Kami ingin siswa tidak hanya menjalani proses belajar di kelas, tetapi juga mengalami perjalanan belajar yang bermakna melalui Journeys Programme BINUS SCHOOL Simprug. Karya siswa tidak hanya menjadi hasil pembelajaran, tetapi juga memiliki nilai dan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Melalui kolaborasi ini, kami memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitasnya sekaligus belajar tentang empati, berpikir kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini," ujar Isaac Koh.

