Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jakarta 2025.
Dia membeberkan pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan ketiga tahun 2025 mencapai angka 4,96 persen.
- Dok. Istimewa
“Seperti kita ketahui bersama, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan ketiga tahun 2025 tercatat angka 4,96 persen,” kata Pramono dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.
“Ini menunjukkan bahwa pemulihan dan stabilitas perekonomian kota Jakarta dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan Desember 2025 berada pada level 145,33,” lanjutnya.
Dengan begitu, menurutnya stabilitas ekonomi Jakarta saat ini tetap terjaga kuat dengan capaian investasi dan pengelolaan fiskal yang melampaui target.
"Di tengah dinamika perekonomian global nasional, Alhamdulillah perekonomian DKI Jakarta tetap terjaga dengan baik. Inflasi, aktivitas ekonomi yang berkelanjutan, serta iklim investasi yang kondusif," ujar dia.
Di sisi lain, Pramono mengatakan tingkat inflasi Jakarta pada 2025 sebesar 2,63 persen. Angka ini masih berada di bawah inflasi nasional.
“Inflasi Jakarta 2,63 (persen), berada di bawah inflasi nasional 2,92 persen,” ungkapnya.
- Dok. Istimewa
Pramono menambahkan realisasi investasi pada 2025 di Jakarta sebesar Rp270,9 triliun. Menurutnya, angka ini menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan investor terhadap Pemprov DKI Jakarta.
“Provinsi DKI Jakarta juga menetapkan UMP tahun 2026 sebesar Rp 5.729.876 atau mengalami peningkatan 6,17 persen,” pungkas dia.
tvOnenews.com/Syifa Aulia





