JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf mengungkapkan, sebanyak 175.494 jemaah haji reguler dan 31.260 jemaah cadangan sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
Jumlah itu meningkat dari total jemaah yang melunasi pada tahap satu Desember lalu. Saat itu, jumlah jemaah reguler yang telah melunasi mencapai 149.159 jemaah atau sebesar 73,99 persen.
"Pelunasan Bipih tahap kedua telah dilaksanakan tanggal 2 sampai 9 Januari. Hingga akhir pelunasan Bipih tahap kedua sebanyak 175.494 jemaah haji reguler dan 31.260 jemaah cadangan yang telah melunasi atau sebesar 102,57 persen," kata Irfan Yusuf dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).
Pria yang karib disapa Gus Irfan ini menyebut, masih ada 8 provinsi yang penyerapan kuotanya masih di bawah 100 persen.
Baca juga: Petugas Haji Dilatih Semi-militer, Menhaj: Perlu Kesiapan Fisik dan Disiplin
Oleh karenanya, pihaknya kembali membuka pelunasan Bipih tahap ketiga yang berlangsung hingga 23 Januari 2026.
"Ini yang hasilnya belum bisa kita sampaikan karena masih belum selesai. Ini juga untuk menutup beberapa daerah yang kekurangan juga untuk menambah cadangan," beber dia.
Ia menyebut, berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, banyak jemaah haji yang memilih batal ke Tanah Suci karena sakit, meninggal, maupun alasan lainnya.
Tahun lalu saja, kata Irfan, jumlah jemaah haji yang batal berangkat mencapai hampir 3.000 orang.
"Itupun jarak antara pelunasan dengan keberangkatan tidak terlalu jauh. Sementara ini sekarang ini jarak antara pelunasan dan keberangkatan lebih jauh sehingga kita akan antisipasi dengan menambah jumlah jemaah cadangan," tutur Irfan.
Baca juga: Rapat dengan DPR, Menhaj Pamer Seragam Baru Petugas Haji
Sementara itu, proses pelunasan Bipih untuk jemaah haji khusus juga dibuka untuk tiga tahap.
Tahap pertama, jumlah jemaah yang melunasi 11.337 orang hingga penutupan tanggal 23 Desember 2025.
Tahap kedua, sebanyak 4.509 jemaah melunasi biaya sampai 5 Januari 2026.
Sementara tahap ketiga, jumlah jemaah yang melunasi mencapai 1.026 orang.
"Perkembangan pelunasan Bipih khusus sampai dengan tanggal 13 Januari sebanyak 16.872 jemaah atau 101,83 persen, termasuk 299 jemaah haji khusus dengan status cadangan. Terkait dengan pengembalian keuangan haji khusus sampai dengan tanggal 20 Januari 26 sudah diproses sebanyak 6.101 jemaah, yang lainnya masih menunggu kelengkapan berkas-berkas dari jemaah," jelas Gus Irfan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



