Perry Warjiyo Akui Usulkan 3 Nama Calon Deputi Gubernur BI, Termasuk Keponakan Prabowo

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengakui bahwa dirinya lah orang yang mengusulkan tiga nama calon Deputi Gubernur BI kepada Presiden Prabowo, untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Juda Agung tersebut.

Ketiga nama tersebut yakni Dicky Kartikoyono, Solikin M. Juhro, dan Thomas Djiwandono yang merupakan Wakil Menteri Keuangan sekaligus keponakan Presiden Prabowo sendiri.

Baca Juga :
Bos BI Ungkap Biang Kerok Tren Pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS
Dasco Sebut Keponakan Prabowo Mundur dari Gerindra Sejak 31 Desember 2025

"Pada 14 Januari 2026, saya sebagai Gubernur BI menyampaikan rekomendasi usulan 3 calon Deputi Gubernur kepada bapak presiden, yaitu bapak Thomas Djiwandono, bapak Dicky Kartikoyono dan Bapak Solikin M. Juhro," kata Perry dalam telekonferensi pers, Rabu, 21 Januari 2026.

Thomas Djiwandono Dipanggil Prabowo di Kartanegara
Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Dia menjelaskan, pengunduran diri Juda Agung sebelumnya juga telah disampaikan secara resmi kepada Presiden Prabowo Subianto, dengan tembusan kepada Ketua DPR RI dan Gubernur BI.

Setelahnya, pengusulan ketiga nama penggantinya itu dilakukan Perry kepada Presiden Prabowo. Kemudian, usulan itu diteruskan ke pihak DPR RI untuk menjalani proses persetujuan serta uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), yang rencananya akan digelar mulai Jumat (23/1) dan Senin (26/1).

"Kita tentu saja menyerahkan semuanya kepada DPR, untuk memberikan persetujuan terhadap salah satu dari tiga orang calon Deputi Gubernur tersebut," ujarnya.

Perry memastikan, proses pengisian jabatan Deputi Gubernur BI yang kosong itu tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas dan kebijakan BI sebagai bank sentral. Sementara langkah pengambilan kebijakan di BI dipastikan juga akan tetap berjalan secara kolektif kolegial dan profesional.

"Kami tegaskan bahwa proses pengisian jabatan Deputi Gubernur tersebut tidak akan mempengaruhi pelaksanaan tugas dan kewenangan BI sebagai Bank Sentral," kata Perry.

Dia juga memastikan bahwa proses pengambilan kebijakan di BI akan tetap dilakukan secara profesional dan dengan tata kelola yang kuat.

"Tentunya dengan bersinergi erat dengan kebijakan pemerintah, untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.

Baca Juga :
BI Tahan BI Rate di 4,75 Persen di Januari 2026
Profil 2 Pesaing Thomas Djiwandono di Bursa Deputi Gubernur BI, Ini Rekam Jejak Dicky Kartikoyono dan Solikin M Juhro
Tommy Djiwandono Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur BI, Gerindra Bantah Ada Intervensi Prabowo

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Foto: Saat Murid Disabilitas Coba Bus Ramah Disabilitas di Jakarta
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Tim SAR Temukan Benda Diduga Black Box Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Menhub: Pembatasan Angkutan Barang Lebaran 2026 Serupa Tahun Lalu
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Kejar Kekurangan Dokter, Prabowo bakal Bangun 10 Universitas Berstandar Inggris
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mensesneg Respon Bupati Pati Kena OTT KPK: Bukti Perang Melawan Korupsi
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.