OSO Lantik DPD Hanura Kalbar: Kita Ini Partai Petarung, Bukan Parpol yang Bisa Dibeli

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - PONTIANAK - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Oesman Sapta Odang atau OSO melantik kepengurusan DPD Partai Hanura Kalimantan Barat di Kubu Raya, Kalbar, Rabu (21/1). 

Sebelum pelantikan, Sekjen Partai Hanura Benny Rhamdani membacakan petikan putusan DPP Partai Hanura tentang kepengurusan DPD Partai Hanura Kalbar.  

BACA JUGA: Hanura Punya Kantor Baru, OSO: Penyemangat Kader Memperkuat Kerja untuk Rakyat

Ketua DPD Partai Hanura Kalbar ialah Dian Eka Muhairi, Sekretaris DPD Partai Hanura Kalbar Hilaria Yusnaini dan Bendahara DPD Partai Hanura Kalbar Yandi.

OSO dalam sambutannya saat pelantikan menyampaikan rasa bangga dengan para kader dan simpatisan partai, serta seluruh masyarakat Kalbar.

BACA JUGA: OSO Kembali Jabat Ketum KKI yang Punya 9,5 Juta Anggota

Tokoh nasional asal Kalbar itu pun menyampaikan banyak pesan penting kepada para pengurus baru. 

Salah satunya ialah supaya mereka menjalin komunikasi lebih efektif dengan masyarakat maupun pemerintah daerah.

BACA JUGA: OSO: Hanura Makin Solid, Siap Hadapi Pemilu 2029

"Sekarang yang berjuang ialah daerah, bukan saya. Mereka yang bertanggung jawab, mereka harus dekat dengan pemda, dengan rakyat," kata OSO.

Dalam kesempatan itu, mantan wakil ketua MPR RI dan ketua DPD RI ini menegaskan bahwa Hanura bukan partai yang bisa dibeli.

"Kita (Hanura) partai petarung, kita partai pemberani, kita ingin dignity (harga diri) daerah itu ada di hati nurani kita," ungkapnya.

Putra kelahiran Sukadana, Kayong Utara, Kalbar, 18 Agustus 1950, itu juga berpesan supaya Hanura Kalbar mengajak partai-partai lain yang ada di Bumi Khatulistiwa untuk bekerja sama. 

"Kita jangan cemburu sama mereka, berikan mereka kesempatan untuk bertarung secara sehat di daerah ini. Partai-partai yang hadir di sini ialah partai terhormat, bukan musuh kita," ungkapnya.

OSO pun berpesan kepada kadernya agar jangan takut dalam memperjuangkan masyarakat dan membangun daerah. Dia menegaskan hak rakyat daerah harus diperjuangkan.

'Keadilan harus ditegakkan dengan benar," tegasnya. "Di mana ada pemimpin yang tak ingin daerahnya makmur? Tidak ada, semua pengin makmur," tambahnya.

Jadi, lanjut OSO, hanya daerah itu sendirilah yang bisa memperjuangkan kemakmuran masyarakatnya. "Akan tetapi, bukan berarti daerahisme. Tidak. Kita tetap di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," kata OSO.

Sekali lagi OSO berpesan kepada pengurus bahwa masyarakat Kalbar ingin adanya perubahan. Oleh karena itu, Hanura Kalbar harus mengajak partai-partai lain yang ada dan sudah besar untuk berkomunikasi, bukan bermusuhan. 

"Semua itu orang daerah kita yang memimpin, ajak bicara supaya kita mengerti apa yang mereka inginkan, dan mereka mengerti apa yang kita inginkan. Daerah butuh orang bermartabat, bertanggung dan punya konsep," katanya. 

Dia menegaskan bahwa sekarang ini merupakan momentum tepat untuk membangun dan memakmurkan daerah. "Apabila daerah makmur maka Indonesia makmur. Tagline Hanura ialah berpihak kepada daerah," kata OSO.

Adapun Gubernur Kalbar Ria Norsan dalam sambutannya mengajak Partai Hanura dan kekuatan politik di Kalimantan Barat terus memberikan dukungan pemikiran konstruktif, saling bekerja sama erat dalam membangun daerah ini.

"Mari satukan langkah dan memperkuat sinergi eksekutif dan legislatif, pemerintah daerah dan parpol demi satu tujuan mulia, yaitu kesejahteraan masyarakat Kalbar," kata Ria Norsan. 

"Semoga ke depan Hanura dapat memberikan kontribusi terbaik untuk Kalbar dan Indonesia," tambahnya.

Dian Eka Muhairi menyatakan pengurus yang dilantik siap bersama-sama dan bergotong royong membesarkan Hanura.

Dia menegaskan pihaknya siap menjalankan tugas yang diberikan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang.

"Kami melihat Hanura sekarang bergerak masif di seluruh Indonesia. Ini menjadi motivasi kami melihat Bapak Ketum membesarkan Hanura," katanya.

Pelantikan DPD Partai Hanura Kalbar dihadiri para ketua DPD Partai Hanura se-Indonesia, Sekjen DPP Hanura Benny Rhamdani, Waketum Hanura Patrice Rio Capella dan Ahmad Muqowwam, dan Gories Mere dari OSO Group. 

Hadir pula Ketua DPD PDIP Kalbar Lasarus yang juga anggota DPR RI, Ketua DPW Partai NasDem Kalbar Syarief Abdullah Alkadrie yang juga anggota DPR RI, anggota DPD RI Daud Yordan, mantan Menko Polhukam Mahfud MD, pengamat politik Rocky Gerung, Wakil Ketua DPRD Kalbar Syarifah Hadijah Fitriah, dan perwakilan parpol.

Turut hadir sejumlah bupati/wali kota se-Kalbar, seperti Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Bupati Mempawah Erlina, Bupati Kubu Raya Sujiwo, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, Bupati Landak Karolin Margret Natasha, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, Bupati Sambas Satono, serta forkopimda Kalbar, Rektor UNOSO Yarlina Yacoub, Rektor Untan Garuda Wiko. (Boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komisi II DPR siapkan uji kelayakan calon Ombudsman pekan depan
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Menteri PU Targetkan Warga Terdampak Bencana di Aceh Tak Lagi di Tenda Saat Ramadhan
• 9 jam lalumatamata.com
thumb
Promotor Tidak Tawarkan Bertemu BTS, Army Indonesia Harus Waspada
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Bukan Titipan, Bos BI yang Sodorkan Nama Thomas cs ke Prabowo
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Fakta Tragis Manchester City Usai Dihancurkan Bodø/Glimt
• 14 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.