Dunia digital saat ini memang menawarkan hiburan instan. Namun, ada kerinduan mendalam bagi kita, para orang tua, untuk memperkenalkan kembali keasyikan fisik dan interaksi sosial yang nyata. Mengajak si Kecil bermain permainan tradisional zaman dulu bukan sekadar nostalgia, melainkan investasi keterampilan motorik dan kecerdasan sosial mereka.
Berikut adalah daftar lengkap permainan zaman dulu yang bisa Anda praktikkan langsung bersama anak di rumah atau di taman.
Artikel Terkait: 7 Permainan Anak Jaman Dulu yang Melatih Kecerdasan Anak Permainan Anak Tradisional Zaman Dulu yang Seru 1. EgrangEgrang menantang keseimbangan anak dengan berjalan di atas dua bilah bambu yang diberi pijakan kaki.
Permainan ini populer karena sering dilombakan saat perayaan kemerdekaan 17 Agustus, mengajarkan anak tentang fokus, keberanian, dan koordinasi tubuh yang kuat.
2. GatrikDimainkan dengan dua potong bambu (satu panjang, satu pendek), gatrik adalah permainan tim yang sangat seru dilakukan di lapangan luas. Kepopulerannya lahir dari kegembiraan saat berhasil memukul bambu pendek sejauh mungkin agar tidak tertangkap oleh tim lawan.
3. CongklakPapan kayu dengan lubang-lubang kecil ini menggunakan biji kerang atau batu sebagai alatnya.
Dahulu, permainan ini populer sebagai pengisi waktu luang di teras rumah dan sangat efektif untuk mengasah kemampuan berhitung serta strategi anak secara santai.
4. BentenganIni adalah permainan strategi kelompok yang melibatkan fisik aktif untuk menjaga “benteng” berupa tiang atau pohon.
Anak-anak menyukainya karena penuh dengan aksi kejar-kejaran dan kerja sama tim untuk membebaskan teman yang “ditawan” oleh lawan.
5. EngklekCukup dengan kapur untuk menggambar kotak-kotak di lantai, engklek menjadi favorit karena bisa dimainkan di mana saja.
Permainan ini melatih otot kaki dan keseimbangan saat anak harus melompat dengan satu kaki melewati rintangan batu yang dilemparkan.
6. Gobak SodorDikenal juga sebagai Galah Asin, permainan ini membutuhkan area persegi yang dibagi menjadi beberapa kotak.
Kepopulerannya terletak pada ketegangan saat mencoba melewati garis penjagaan lawan tanpa tersentuh, yang melatih kelincahan dan kecepatan berpikir.
7. Lompat Tali KaretMenggunakan untaian karet gelang, permainan ini biasanya bertingkat dari ketinggian mata kaki hingga melewati kepala.
Ini adalah cara menyenangkan bagi anak untuk berolahraga, meningkatkan tinggi badan, serta melatih daya tahan fisik melalui lompatan-lompatan kreatif.
8. Petak UmpetHampir setiap anak di seluruh dunia mengenal permainan ini karena kesederhanaannya.
Satu orang berjaga sambil berhitung, sementara yang lain bersembunyi.
Permainan ini selalu populer karena memberikan sensasi mendebarkan saat bersembunyi dan kegembiraan saat berhasil kembali ke “pos” tanpa ketahuan.
9. KelerengBermain gundu atau kelereng melatih presisi dan fokus mata anak. Kepopulerannya memuncak saat musim kemarau, di mana anak-anak akan berkumpul di tanah lapang untuk saling menyentil kelereng lawan agar bisa dikoleksi menjadi milik sendiri.
10. BekelBiasanya dimainkan oleh anak perempuan menggunakan bola karet dan biji kuningan atau kerang.
Permainan ini populer untuk mengasah koordinasi mata dan tangan (hand-eye coordination) melalui tingkatan level yang semakin sulit di setiap tahapannya.
Artikel Terkait: 8 Manfaat Permainan Kolaboratif untuk Tumbuh Kembang Anak 11. Masak-masakan AlamTanpa alat plastik canggih, anak zaman dulu menggunakan kaleng bekas, tanah, dan dedaunan untuk “memasak”.
Ini adalah simulasi kreativitas tanpa batas yang populer karena anak bebas berimajinasi menciptakan “menu” dari apa pun yang ditemukan di halaman.
12. Layang-layangMusim angin adalah waktu paling populer bagi permainan ini. Mengadu layang-layang di langit biru bukan hanya soal menerbangkan kertas, tapi juga tentang teknik menarik ulur benang dan memahami arah angin yang sangat edukatif bagi anak.
13. GasingGasing kayu yang diputar dengan tali adalah bukti keahlian tangan yang luar biasa.
Permainan ini populer karena unsur kompetisinya; gasing siapa yang berputar paling lama atau yang berhasil menjatuhkan gasing lawan adalah pemenangnya.
14. Ular NagaSambil bernyanyi lagu khas, sekelompok anak berbaris panjang melewati “gerbang” yang dibuat oleh dua orang teman.
Permainan ini populer sebagai aktivitas sore hari yang penuh tawa, terutama saat lagu berakhir dan ada anak yang terjepit di tengah gerbang.
15. Cublak-cublak SuwengPermainan tebak-tebakan dari Jawa ini dilakukan sambil duduk melingkar dengan satu orang membungkuk di tengah.
Popularitasnya terletak pada lagunya yang ikonik dan melatih kejujuran serta kemampuan membaca ekspresi wajah teman saat menyembunyikan benda.
16. BakiakSama seperti egrang, bakiak sering muncul di perlombaan kampung. Sepasang sandal kayu panjang yang dipakai 3-4 orang ini melatih kekompakan.
Jika satu orang salah langkah, semua akan jatuh, sehingga komunikasi antar-pemain menjadi kunci utamanya.
17. KetapelDibuat dari dahan pohon berbentuk Y dan karet pentil, ketapel digunakan untuk melontarkan kerikil atau biji-bijian.
Meski kini harus diawasi ketat, dulu permainan ini populer sebagai alat bantu saat berpetualang di kebun untuk melatih akurasi target.
18. Mobil-mobilan Kulit JerukKreativitas anak zaman dulu teruji dengan mengubah kulit jeruk bali menjadi mobil-mobilan.
Permainan ini populer karena ramah lingkungan dan memberikan kepuasan tersendiri bagi anak saat berhasil merakit mainan mereka dari bahan sisa.
19. Bola Bekel Kertas (Origami)Sebelum ada konsol gim, melipat kertas menjadi bentuk bola yang bisa ditiup atau dijadikan pesawat adalah hiburan utama.
Ini populer sebagai kegiatan dalam ruangan saat hujan, yang sangat efektif melatih motorik halus dan ketelatenan jemari anak.
20. JamuranPermainan tradisional ini melibatkan nyanyian dan gerakan mengikuti instruksi dari “pemimpin” permainan.
Jamuran populer karena gerakannya yang dinamis dan lucu, seringkali membuat anak-anak tertawa terpingkal-pingkal saat harus menirukan gerakan tertentu secara bersamaan.
Artikel Terkait: 13 Permainan yang Bagus untuk Pertumbuhan Motorik dan Otak Bayi 6 BulanMenghidupkan kembali permainan zaman dulu adalah cara terbaik untuk menjauhkan anak sejenak dari layar gadget dan membangun memori masa Kecil yang berkualitas.
***
40 Film Kartun Disney Terbaik Paling Populer, Tonton Bareng Keluarga!
42 Lagu Natal Bahasa Inggris Paling Populer, Klasik hingga Pop!
110 Pantun Lucu untuk Teman, Keluarga dan Umum



