Kemenag Pastikan tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Agama memastikan bahwa sampai saat ini tidak ada membuka rekrutmen calon pegawai negeri Sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang mengatasnamakan Kemenag. Oleh karena itu, Kementerian Agama meminta masyarakat berhati-hati terhadap beredarnya informasi palsu atau hoaks terkait rekrutmen CPNS dan PPPK yang mengatasnamakan Kemenag.

"Sampai saat ini Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen CPNS maupun PPPK. Informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran CPNS dan PPPK atas nama Kemenag adalah hoaks," ujar Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama Wawan Djunaedi di Jakarta, Rabu (2/1).

BACA JUGA: Instansi Ini Punya 11.000 CPNS & PPPK Baru, Minta Tambahan Duit APBN

Belakangan beredar konten di media sosial, termasuk di platform TikTok, yang menyebut bahwa Kemenag membuka pendaftaran CPNS dan PPPK tahun ini. Informasi tersebut disertai ajakan mendaftar melalui tautan tertentu serta iming-iming kemudahan seleksi.

Wawan menjelaskan bahwa setiap proses rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) Kemenag selalu dilakukan secara resmi, transparan, dan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.

BACA JUGA: Seleksi PPPK 2026 Tahap 3-4 Membuka 64 Ribu Lebih Formasi

"Jika ada kebijakan pembukaan rekrutmen, pasti akan kami umumkan melalui website Kemenag.go.id, akun media sosial resmi, serta kanal resmi pemerintah lainnya. Tidak ada pengumuman melalui jalur pribadi atau tautan tidak jelas," kata dia.

Wawan mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas, apalagi jika disertai permintaan data pribadi, biaya pendaftaran, atau janji kelulusan.

BACA JUGA: Guru PPPK Berada di Persimpangan, Pilih Pengabdian atau Keutuhan Keluarga, Berat Nian

"Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati. Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Kemenag untuk kepentingan pribadi," ujar Wawan.

Kemenag juga meminta masyarakat aktif melakukan pengecekan informasi melalui sumber resmi sebelum mengambil langkah apa pun.

Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus melindungi masyarakat dari berbagai bentuk disinformasi serta memastikan setiap layanan kepegawaian berjalan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

"Apabila masyarakat menemukan konten mencurigakan yang mengatasnamakan Kemenag, silakan laporkan melalui akun Kemenag agar dapat segera kami tindaklanjuti," katanya. (antara/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satu Korban ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi Tim SAR
• 9 jam laludetik.com
thumb
Maidi Wali Kota Madiun Jadi Tersangka, KPK Amankan Uang Tunai Rp550 Juta
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kasus Rasisme kepada Yakob Sayuri jadi Sorotan, I.League dan PSSI Dipanggil KemenHAM
• 1 jam lalubola.com
thumb
Tak Hanya Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, Sudewo Juga Terancam Jadi Tersangka Korupsi Proyek DJKA
• 22 jam laludisway.id
thumb
Rapat Bareng Komdigi, DPD Soroti Isu Judi Online hingga Literasi Digital
• 15 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.