BI Catat Transaksi Digital Tembus Rp14,26 miliar, QRIS Melonjak Hampir 140%

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 14,26 miliar transaksi pada kuartal IV 2025. Angka tersebut tumbuh 39,21% secara tahunan (year on year/yoy), dengan pertumbuhan tertinggi ditopang oleh transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang melonjak hingga 139,99% (yoy).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kinerja positif transaksi digital tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant yang memanfaatkan kanal pembayaran digital.

“Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant,” kata Perry dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga: Menkomdigi Tegaskan Indonesia Dorong Integrasi Digital ASEAN Lewat QRIS dan DEFA di Forum WEF Davos

Selain QRIS, Perry menyampaikan bahwa transaksi pembayaran melalui layanan perbankan digital juga mencatatkan pertumbuhan. Volume transaksi melalui aplikasi mobile banking tumbuh sebesar 12,10% (yoy), sementara transaksi internet banking meningkat 15,10% (yoy) pada periode yang sama.

Dari sisi infrastruktur sistem pembayaran, BI mencatat volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 1.358,65 juta transaksi pada kuartal IV 2025. Jumlah tersebut tumbuh 30,44% (yoy) dengan nilai transaksi tercatat sebesar Rp3.442,26 triliun.

Baca Juga: Bos BI Tak Menampik Penyebab Rupiah Ambruk Karena Pencalonan Deputi Gubernur

Sementara itu, untuk transaksi bernilai besar, sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) memproses sebanyak 2,88 juta transaksi pada kuartal IV 2025. Volume tersebut tumbuh 3,82% (yoy) dengan total nilai transaksi mencapai Rp65.069,78 triliun.

Di sisi lain, BI juga mencatat perkembangan pengelolaan uang Rupiah. Perry mengungkapkan bahwa Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 12,90% (yoy) menjadi Rp1.359,94 triliun pada triwulan IV 2025.

“Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 12,90% (yoy) menjadi Rp1.359,94 triliun pada triwulan IV 2025,” ujar Perry.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Siapkan Rp93 Miliar untuk Pulihkan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PLN UIT JBM Gaungkan Budaya K3 Lewat Simulasi Penanganan Teror dan Kebakaran di Peringatan Bulan K3 Nasional 2026
• 7 jam lalurealita.co
thumb
TPU Semper Kembali Banjir, 28 Blad Terendam Sejak Minggu
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Ada Galian di Bintaro Permai, Kemacetan Mengular hingga Jembatan Layang
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Indonesian Cultural Outlook 2026, Menbud Fadli Tegaskan Lima Pilar Arah Nasional Kemenbud
• 1 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.