Ketua DPRD Bogor perihatin tambang emas Pongkor telan korban

antaranews.com
16 jam lalu
Cover Berita
Kabupaten Bogor (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi di kawasan tambang emas Pongkor, Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang menimbulkan korban jiwa.

Ia mengatakan, peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak, khususnya dalam aktivitas pertambangan yang menyangkut keselamatan manusia.

“Atas terjadinya musibah di Pongkor, semoga ini menjadi pembelajaran buat kita semua karena peristiwa ini menyebabkan adanya korban,” kata dia, di Cibinong, Rabu.

Ia mengaku belum memperoleh laporan resmi dari kepolisian terkait kondisi sesungguhnya di lapangan, termasuk jumlah korban jiwa yang masih simpang siur antara data kepolisian dan pernyataan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurut dia, DPRD Kabupaten Bogor berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kejadian tersebut, terutama jika ditemukan adanya pelanggaran prosedur maupun kelalaian dalam aspek keselamatan kerja.

“Kalau memang ada kesalahan prosedur, kami minta kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih maraknya aktivitas penambangan ilegal di wilayah Kabupaten Bogor, khususnya di Kecamatan Nanggung, yang dinilai tidak memenuhi ketentuan keselamatan dan sangat berisiko bagi para penambang.

Sastra menilai praktik penambangan ilegal kerap dilakukan tanpa standar keselamatan, sehingga membahayakan para pekerja. Karena itu, ia meminta tidak ada pembiaran terhadap aktivitas tersebut.

“Kita bisa pastikan saudara-saudara kita yang melakukan itu tidak sesuai dengan standar keselamatan, tentu ini perlu menjadi atensi bersama agar kita bisa memberikan pemahaman,” katanya.

Selain penegakan hukum, DPRD Kabupaten Bogor juga mendorong pemerintah daerah untuk mencari solusi ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas pertambangan ilegal.

“Pemerintah daerah harus mencari solusi terbaik agar masyarakat tetap bisa menghidupi keluarganya tanpa harus mempertaruhkan keselamatan,” ujar Sastra.

Sebelumnya, tim gabungan telah mengevakuasi tiga penambang di kawasan Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sepekan setelah insiden kepulan asap, dengan seluruh korban yang ditemukan berada dalam kondisi meninggal dunia.

Polsek Nanggung mencatat, selain tiga penambang asal Desa Urug Kecamatan Sukajaya yang berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, terdapat penambang lain yang meninggal dunia akibat korban kepulan asap, namun telah berhasil dievakuasi secara mandiri, yakni dua warga Desa Malasari Kecamatan Nanggung.




Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menteri PKP Maruarar Bersurat ke KPK, Minta Tanah Sitaan Korupsi Jadi Perumahan Rakyat
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Gas Bocor Picu Kebakaran 6 Kios di Jambi, 1 Orang Tewas Terjebak Api
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Tim SAR Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500 pada Hari Kelima Pencarian
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Bon Jowi Kecewa Majelis KIP Tolak Hadirkan Jokowi
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Jelang Pelantikan dan Rakernas 2026, IKA Unismuh Siapkan Kartu Elektronik untuk Alumni
• 21 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.