Properti Premium Indonesia Terus Tumbuh Meski Ada Ketidakpastian Global

genpi.co
5 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Di tengah fluktuasi ekonomi global, sektor residensial premium di Indonesia justru melebihi harapan.

Sepanjang tahun 2025, saat pasar internasional menghadapi ketidakpastian, segmen properti kelas atas di Jakarta menunjukkan momentum yang sangat mengesankan - dengan Dharmawangsa menjadi pusat permintaan.

Savyavasa, apartemen mewah yang terletak di Jakarta Selatan dan dikembangkan oleh PT Jakarta Setiabudi International Tbk (JSI Group) serta Swire Properties, mencatatkan penjualan tertinggi dalam sejarah pengembangannya pada bulan Desember 2025.

Momentum ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental proyek yang solid seiring mendekatnya fase penyelesaian, didukung oleh rekam jejak pengembang dalam memenuhi komitmen, dengan pembeli yang semakin memprioritaskan kepastian penyelesaian, dan nilai jangka panjang dibandingkan spekulasi jangka pendek.

Dharmawangsa: Permintaan Tinggi, Pasokan Baru Nol

Momentum ini hadir di waktu yang tepat. Dharmawangsa berdiri sebagai salah satu kawasan hunian paling matang yang tersisa di Jakarta - area eksklusif yang terhitung langka dengan ruang hijau yang menenangkan, hunian berkepadatan rendah, serta lokasi yang strategis dengan pusat bisnis dan gaya hidup utama ibu kota.

Dengan ketersediaan lahan di kawasan ini yang semakin menipis, tidak ada pengembangan hunian mewah baru yang direncanakan dalam waktu dekat.

Ketidakseimbangan permintaan dan pasokan ini telah menciptakan apa yang disebut para pengamat pasar sebagai scarcity premium.

Bagi pembeli dengan horizon jangka panjang, kesempatan untuk mengamankan alamat di Dharmawangsa semakin menyempit.

“Sepanjang 2025, kami melihat bahwa pembeli hunian premium kini semakin fokus pada kualitas, kepastian, dan nilai jangka panjang" ujar Bram Van Hoof, COO PT Jakarta Setiabudi International Tbk (JSI Group).

“Di titik ini, Savyavasa menjadi relevan bagi mereka yang menginginkan hunian berkualitas dalam lingkungan yang benar-benar terkurasi.”

Savyavasa: Sanctuary Hijau Urban yang Dirancang untuk Lintas Generasi

Sebagai bagian dari pasar properti premium yang tetap resilien, Savyavasa dikembangkan sebagai hunian hijau urban dengan pendekatan jangka panjang.

Sekitar 70% dari total kawasan dialokasikan untuk ruang hijau, sementara area selebihnya dimanfaatkan untuk bangunan dan fasilitas penunjang dengan pendekatan kepadatan rendah yang menjaga kualitas lingkungan hidup.

Kawasan ini juga dirancang pet-friendly, sejalan dengan gaya hidup urban modern.

Tower 2 dan Tower 3 menghadirkan unit dua hingga empat kamar tidur yang dirancang untuk mendukung kebutuhan keluarga modern dan hunian lintas generasi.

Fokus pengembangan diarahkan pada kualitas ruang dan pengalaman tinggal, mulai dari tata ruang yang fleksibel, privasi yang terjaga, hingga lingkungan hijau yang mendukung interaksi komunitas tanpa mengorbankan ketenangan personal.

Menjelaskan pendekatan tersebut, Thomas Rhodes, Head of Sales SEA di Swire Properties, menyatakan bahwa Savyavasa dirancang dengan mempertimbangkan relevansi jangka panjang, bagaimana hunian dapat beradaptasi dengan berbagai fase kehidupan, sekaligus menawarkan kualitas lingkungan dan pengalaman tinggal yang konsisten.

2026: Saatnya Berinvestasi Sekarang

Dengan jadwal penyelesaian yang telah dikonfirmasi pada awal tahun 2026, Savyavasa menawarkan kesempatan langka: hunian premium yang siap dihuni di kawasan Dharmawangsa—sebuah wilayah yang selama ini tidak memiliki pilihan hunian baru.

Bagi calon pemilik rumah yang sedang mempertimbangkan fase baru dalam hidup mereka, perhitungannya sangat jelas: kondisi pasar yang menguntungkan, pengembangan yang telah selesai dan didukung oleh dua pengembang terkemuka, serta lokasi yang nilainya terlindungi oleh kelangkaannya sendiri.

Dharmawangsa telah lama dikenal sebagai alamat hunian yang prestisius di Jakarta. Saat ini, pertanyaannya bukan lagi mengenai nilainya, tetapi bagaimana mereka yang memahami hal tersebut memilih untuk melangkah.(*)

Video viral hari ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Area Terpencil Bulusaraung, Basarnas Akui Sulit Jangkau Lokasi
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Pengusaha Teksil DIY soal Rencana Pembentukan BUMN Tekstil: Jangan Monopoli
• 48 menit lalukumparan.com
thumb
Hukum kemarin, Bupati Pati Sudewo tersangka hingga sita Rp2,6 miliar
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
BMKG Imbau Masyarakat Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Jelang Akhir Januari 2026
• 20 jam laludisway.id
thumb
Indonesia Masters 2026: Lolos 16 Besar, Farhan Alwi Kalahkan Tunggal India Ayush Shetty
• 5 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.