Balik Rugi Jadi Laba, Minna Padi (PADI) Raup Rp24,74 Miliar hingga Kuartal III-2025

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Minna Padi mencatatkan perbaikan kinerja keuangan secara signifikan hingga akhir September 2025.

Balik Rugi Jadi Laba, Minna Padi (PADI) Raup Rp24,74 Miliar hingga Kuartal III-2025 (Foto: dok PADI)

IDXChannel - PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) mencatatkan perbaikan kinerja keuangan secara signifikan hingga akhir September 2025. 

Emiten jasa perantara perdagangan efek ini mencatat lonjakan pendapatan usaha seiring menguatnya aktivitas transaksi pasar modal dan membaiknya kinerja perdagangan efek.

Baca Juga:
Disuspensi Bursa, Minna Padi (PADI) Terancam Ditinggal Nasabah

Hingga September 2025, pendapatan usaha PADI tercatat sebesar Rp38,47 miliar, meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp17,44 miliar.

Manajemen PADI menjelaskan, lonjakan pendapatan terutama ditopang oleh berbaliknya laba belum terealisasi atas perdagangan efek menjadi positif Rp22,70 miliar, dari sebelumnya mencatatkan rugi Rp20,70 miliar per September 2024. 

Baca Juga:
BEI Cabut Suspensi Minna Padi Investama Sekuritas (PADI)

Selain itu, laba terealisasi dari perdagangan efek juga melonjak signifikan menjadi Rp8,78 miliar, dari hanya Rp387 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi penghasilan lain-lain, perseroan membukukan Rp603 juta hingga September 2025. Angka ini menurun dibandingkan Rp528 juta pada periode sebelumnya, seiring meningkatnya beban keuangan. Beban keuangan tercatat naik menjadi Rp953 juta dari sebelumnya hanya Rp24 juta per September 2024.

Baca Juga:
Butuh Modal, Minna Padi (PADI) Tawarkan Rights Issue 2,2 Miliar Saham

Seiring pertumbuhan pendapatan usaha, laba neto tahun berjalan PADI berbalik menjadi positif. Hingga September 2025, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp24,74 miliar, melonjak dari posisi rugi Rp29 miliar pada periode yang sama tahun lalu. 

"Peralihan dari rugi menjadi laba ini terutama didorong oleh peningkatan kinerja pendapatan usaha," kata manajemen PADI dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/1/2026).

Sementara itu, penghasilan komprehensif lain tercatat sebesar Rp753 juta, turun 76,10 persen dibandingkan Rp3,15 miliar per September 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh melemahnya keuntungan nilai wajar atas aset keuangan yang diukur melalui penghasilan komprehensif lain.

Dengan demikian, total laba komprehensif hingga September 2025 mencapai Rp25,49 miliar, berbalik dari rugi komprehensif Rp25,85 miliar pada periode sebelumnya. 

Sepanjang Januari-Desember 2025, perseroan mencatatkan kenaikan transaksi yang cukup signifikan, baik dari sisi laba yang telah terealisasi maupun laba belum terealisasi atas perdagangan efek.

Memasuki 2026, Minna Padi akan tetap fokus pada pengembangan layanan online trading dan berencana memperkuat edukasi dan sosialisasi pasar modal, sekaligus meningkatkan pembelajaran penggunaan platform online trading kepada nasabah maupun calon nasabah guna mendorong pertumbuhan transaksi yang berkelanjutan.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gerindra Lakukan Simulasi untuk Tentukan Ambang Batas Parlemen
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Intip Peluang Agak Laen: Menyala Pantiku! Geser Avengers: Endgame
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
BI Catat Transaksi Digital Tumbuh 39,21% di Kuartal IV/2025
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
TNI AU Kerahkan CN-295 Kirim Ransum Dukung Operasi SAR Pesawat ATR 42-500
• 21 jam laluidntimes.com
thumb
Profil dan Daftar Istri Mualem, Gubernur Aceh Penganut Poligami yang Diisukan Nikah Lagi
• 18 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.