Pemerintah Suriah menuding Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi melanggar gencatan senjata dengan membunuh 7 tentara Suriah di sebuah kamp yang menampung kerabat terduga ekstremis ISIS.
Kementerian pertahanan Suriah, mengatakan serangan drone SDF menargetkan sebuah pabrik senjata yang ditemukan pasukan pemerintah di Provinsi Hasaka, menyebabkan ledakan yang menewaskan tujuh tentara.
Militer Suriah mengecam insiden tersebut sebagai “eskalasi berbahaya dan pelanggaran yang jelas terhadap gencatan senjata”.
SDF membantah telah menyerang pabrik tersebut dan justru menuduh pemerintah melakukan “serangkaian serangan” sejak gencatan senjata diberlakukan, seraya menegaskan komitmennya terhadap kesepakatan damai itu.
Dalam kesepakatan yang dicapai pada Minggu—yang mencakup gencatan senjata dan integrasi administrasi Kurdi ke dalam negara—Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa dan pimpinan SDF Mazloum Abdi sepakat bahwa pemerintah akan mengambil alih tanggung jawab atas para tahanan ISIS.
Tentara Suriah memasuki kamp al-Hol yang luas, yang menampung kerabat terduga ekstremis ISIS, pada Rabu setelah pasukan Kurdi mundur, kata seorang jurnalis AFP di lokasi.
Ribuan ekstremis, termasuk banyak warga negara Barat, ditahan di tujuh penjara yang dikelola Kurdi di timur laut Suriah, sementara puluhan ribu anggota keluarga terduga mereka tinggal di kamp al-Hol dan Ro




