Indonesia Resmi Gabung The Coalition to Grow Carbon Markets

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Gabungnya pemerintah Indonesia ini diumumkan langsung oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.

Indonesia Resmi Gabung The Coalition to Grow Carbon Markets (FOTO:Dok Kemenhut)

IDXChannel  - Indonesia secara resmi bergabung sebagai anggota pemerintah ke-11 di dalam The Coalition to Grow Carbon Markets, mewakili sektor kehutanan. 

Gabungnya pemerintah Indonesia ini diumumkan langsung oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.

Baca Juga:
Waspada Hoaks, Kemenag Tegaskan Tak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya mengumumkan bahwa hari ini Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bergabung dengan The Coalition to Grow Carbon Markets, mewakili sektor kehutanan Indonesia," kata Menhut di London, dikutip keterangan pers Rabu (21/1/2026).

Sebagai negara dengan hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia, ekosistem mangrove yang luas, serta lahan gambut tropis yang besar, Indonesia memiliki modal alam yang signifikan dan pengalaman nyata dalam solusi berbasis alam, yang dapat memberikan kontribusi penting bagi upaya global dalam mencapai target iklim.

Baca Juga:
Jadwal Fit and Proper Test Tiga Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Urutan Terakhir

"Sebagai anggota Koalisi, yang mewakili sektor kehutanan, Indonesia akan bekerja bersama negara-negara yang memiliki visi serupa untuk meningkatkan permintaan terhadap kredit karbon berintegritas tinggi dari sektor kehutanan dan solusi berbasis alam, guna mendukung pertumbuhan hijau, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia," ujarnya.

Indonesia bergabung bersama sepuluh pemerintah anggota Koalisi lainnya yang berkomitmen memajukan aksi iklim melalui peningkatan pemanfaatan kredit karbon berintegritas tinggi oleh dunia usaha, yaitu: Kanada, Prancis, Panama, Peru, Swiss, Selandia Baru, dan Zambia, serta para Ketua Bersama Koalisi Kenya, Singapura, dan Inggris.

Baca Juga:
BI Kucurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp397,9 Triliun

Perwakilan Khusus Inggris untuk Iklim, Rachel Kyte menyambut baik bergabungnya Indonesia. Koalisi ini dibentuk dengan tujuan untuk mengamankan kepemimpinan negara-negara dalam memastikan perusahaan memahami apa yang perlu mereka lakukan untuk berpartisipasi di pasar karbon secara berintegritas.

Pasar karbon dapat memainkan peran penting dalam mewujudkan kemajuan menuju target iklim negara, sekaligus memastikan tersedianya aliran pendanaan untuk berinvestasi dalam melindungi alam dan membangun ketahanan.

"Upaya Indonesia dalam solusi berbasis alam akan memastikan Koalisi membantu mendorong investasi sektor swasta ke dalam proyek-proyek berintegritas tinggi yang melestarikan hutan, mengurangi emisi, dan memajukan pembangunan berkelanjutan,” tutur Rachel.

Sebagai mitra lama bagi Inggris dan Indonesia, Standard Chartered secara aktif terlibat dalam pengembangan pembiayaan berkelanjutan, termasuk mendukung pengembangan pasar kredit karbon berintegritas tinggi di Indonesia.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Musim Hujan Tapi Tetap Sehat? Kebiasaan Kecil Ini Kerap Diremehkan-Tips Kesehatan
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Baju Tenis Naomi Osaka di Australian Open 2026
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Gabriel Jesus Realisasikan Mimpi Masa Kecil di Meazwa, Arsenal Hancurkan Inter Milan
• 17 jam lalufajar.co.id
thumb
Link PDF Buku Aurelie Moeremans Broken Strings Bahasa Indonesia
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil, Realisasi APBD 2025 Lampaui Target
• 15 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.