JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan lima program prioritas untuk 2026 sebagai peta jalan penguatan sektor pariwisata nasional. Fokus utamanya bukan lagi sekadar jumlah kunjungan, melainkan kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan, arah kebijakan tersebut dirancang untuk memastikan pariwisata memberi dampak ekonomi nyata sekaligus berdaya saing global.
“Dengan program unggulan, kami masih konsisten mengutamakan peningkatan keselamatan berwisata, desa wisata, program pariwisata berkualitas, dan lainnya sekaligus memperkuat kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian nasional,” ujar Widiyanti dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
5 Program Unggulan Kemenpar Tahun 20261. Peningkatan Keselamatan Berwisata
Program ini diarahkan untuk memperkuat kesiapsiagaan pelaku pariwisata, terutama pada aktivitas wisata berisiko tinggi dan wisata ekstrem.
Langkah yang ditempuh meliputi:
- Pelatihan berbasis kompetensi bagi pemandu wisata
- Sertifikasi pemandu untuk pencegahan dan penanganan awal kondisi darurat
Baca Juga: Kemenpar Rilis Modul Mitigasi Bencana di Destinasi Wisata, Ada Apa Aja?
Tujuannya, memastikan wisatawan merasa aman tanpa mengurangi pengalaman berwisata.
2. Pengembangan Desa Wisata
Desa wisata tetap menjadi tulang punggung pengembangan pariwisata berbasis komunitas.
Target 2026 meliputi:
- Penguatan jejaring lebih dari 6.100 desa wisata di seluruh Indonesia
- Pendampingan desa berpotensi dan kelompok sadar wisata
- Sertifikasi Desa Wisata (Sertidewi)
- Sertifikasi halal bekerja sama dengan BPJPH
Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus daya saing desa wisata.
3. Pariwisata Berkualitas
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- Kementerian Pariwisata
- desa wisata
- program unggulan kemenpar
- Widiyanti Putri Wardhana
- Menpar
- Kemenpar


