Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenakan kacamata hitam saat menyampaikan pidato dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss. Presiden Amerika Serikat (AS) mengejek tampilan Macron tersebut.
Dilansir AFP, Kamis (22/1/2026), Macron menyampaikan pidato pada Selasa (20/1) kemarin di WEF. Dia mengenakan kacamata hitam saat pidato.
Dalam pidato itu, Macron mengatakan bahwa Prancis lebih memilih menghormati daripada menindas. Dia menyebut Prancis menolak tarif yang 'tidak dapat diterima', menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan bea masuk pada negara-negara yang menentang rencananya untuk merebut Greenland.
"Prancis dan Eropa terikat pada kedaulatan dan kemerdekaan nasional, pada Perserikatan Bangsa-Bangsa dan piagamnya," kata Macron di Forum Ekonomi Dunia di Davos.
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkan Eropa yang lebih kuat, jauh lebih kuat dan lebih otonom," katanya, sambil mengenakan kacamata hitam aviator setelah tampil di depan umum dengan mata merah pekan lalu.
Macron mengatakan dunia membutuhkan stabilitas. Dia menyebut Prancis akan memilih rasa hormat daripada melakukan penindasan terhadap pihak lain.
"Di pusat benua ini, kami percaya bahwa kita membutuhkan lebih banyak pertumbuhan, kita membutuhkan lebih banyak stabilitas di dunia ini," kata dia.
"Tetapi kami lebih memilih rasa hormat daripada para penindas. Dan kami lebih memilih supremasi hukum daripada kebrutalan," imbuhnya.
Pemimpin Prancis itu memperingatkan tentang pergeseran menuju dunia tanpa aturan. Dia menyebut dunia tanpa tata kelola kolektif yang efektif akan mengarah pada persaingan tanpa henti.
"Persaingan dari Amerika Serikat melalui perjanjian perdagangan yang merusak kepentingan ekspor kita, menuntut konsesi maksimal, dan secara terbuka bertujuan untuk melemahkan dan menundukkan Eropa," ucap dia.
Kembali lagi ke kacamata hitam yang dikenakan Macron, Minggu lalu, Macron tampil di atas panggung dengan mata merah saat menyampaikan pidato Tahun Baru kepada militer. Dia menyampaikan permohonan maaf atas kondisi matanya.
"Mohon maaf atas penampilan mata saya yang kurang menarik," katanya pekan lalu.
Trump Ejek MacronPada hari Rabu (21/1), Trump menyampaikan pidato dalam WEF, di Davos, Swiss. Presiden AS itu mengejek Emmanuel Macron yang kacamata hitam.
"Saya melihatnya kemarin dengan kacamata hitam yang indah itu, apa yang terjadi?" kata dia.
Trump menuduh Macron bersikap keras dalam negosiasi harga obat-obatan. "Tapi saya melihatnya bersikap keras" atas keraguannya untuk menaikkan harga obat agar lebih sesuai dengan harga di AS, kata Trump dalam pidatonya di forum ekonomi tersebut.
"Saya berkata, 'Emmanuel, Anda telah memanfaatkan Amerika Serikat selama 30 tahun dengan obat resep. Anda benar-benar harus melakukannya, dan Anda akan melakukannya'," kata Trump.
(lir/lir)



