Begini Cara Trump Rebut Greenland yang Konon Tak Akan Pakai Kekerasan

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden AS, Donald Trump, telah mengatakan bahwa dirinya tak akan menggunakan kekerasan untuk merebut Greenland.

Akan tetapi, ia mengancam sekutunya untuk dengan legowo menyerahkan wilayah tersebut secara sukarela.

Jika tidak, Trump mengatakan bahwa mereka akan menerima kemarahan anggota NATO yang paling kuat (AS).

Dilansir dari Washington Times, pernyataan tersebut memang tidak memperjelas seberapa jauh ia akan bertindak untuk mendapatkan Greenland.

Namun pernyataan ini membuat para pemimpin Eropa dapat sedikit lega karena Trump menolak penggunaan kekerasan.

“Saya tidak perlu menggunakan kekerasan. Saya tidak ingin menggunakan kekerasan. Saya tidak akan menggunakan kekerasan. Yang diminta Amerika Serikat hanyalah sebuah tempat bernama Greenland yang sudah pernah kami jadikan sebagai wilayah perwalian,” katanya.

Baca Juga

  • Sorak Sorai Rusia saat Trump Peras Uni Eropa soal Greenland
  • Forum Davos Dibayangi Ketegangan Trump, Greenland, dan Eropa
  • Ketegangan Trump dan Macron Meningkat di Tengah Isu Greenland

Trump mengatakan bahwa kekuasaan Amerika atas pulau Arktik yang dikuasai Denmark akan menjauhkan Rusia dan China serta membalas upaya AS dalam memenangkan Perang Dunia II dan berperan sebagai pembela utama Barat.

“Kita menginginkan sepotong es untuk perlindungan dunia, dan mereka tidak akan memberikannya,” kata Trump kepada para pemimpin bisnis dan pemerintahan dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss .

“Mereka punya pilihan: Anda bisa mengatakan ya, dan kami akan sangat menghargai, atau Anda bisa mengatakan tidak, dan kami akan mengingatnya," lanjut Trump.

Sebagaimana diketahui, rencana Trump untuk mencaplok Greenland menimbulkan ketegangan dengan para pemimpin Eropa di forum Davos, sebuah pertemuan bergengsi para pemimpin bisnis dan pemerintahan yang berpengaruh .

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan lainnya sedang berupaya keras untuk merancang respons terkoordinasi, terutama karena Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru terhadap negara-negara yang menghalangi jalannya.

“Saya sangat menghormati rakyat Greenland dan rakyat Denmark ,” kata Trump .

“Faktanya, tidak ada negara atau kelompok negara mana pun yang berada dalam posisi untuk mengamankan Greenland selain Amerika Serikat," lanjutnya.

Dia mengatakan Denmark tidak mampu menangkis serangan Nazi Jerman pada tahun 1940-an, dan dia khawatir sejarah akan terulang kembali.

“Setelah hanya enam jam bertempur, mereka sama sekali tidak mampu membela diri dan Greenland. Tanpa kami, kalian semua mungkin akan berbicara bahasa Jerman dan sedikit bahasa Jepang," lanjut Presiden AS itu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Foto: Tim SAR Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya Bantah Rupiah Anjlok Akibat Pencalonan Thomas Jadi Deputi Gubernur BI
• 31 menit laluidxchannel.com
thumb
Sehari Dua Insiden: Mobil Listrik Xiaomi Terbakar Saat Dicuci, Pernyataan Resmi Picu Keraguan 
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Hujan Deras Picu Kemacetan di Cawang, Genangan Surut tapi Banjir Masih Mengintai
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Bank Mega Syariah: Pertumbuhan Minat Haji Muda Dorong Kinerja 2025
• 20 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.