London, IDN Times - Indonesia resmi bergabung dengan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian untuk Gaza. Tak hanya Indonesia, negara anggota Development 8 (D-8) juga menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan dewan yang dibuat oleh AS ini.
“Menteri Luar Negeri Republik Turki, Republik Arab Mesir, Kerajaan Hashemite Yordania, Republik Indonesia, Republik Islam Pakistan, Negara Qatar, Kerajaan Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab menyambut baik undangan yang disampaikan kepada para pemimpin mereka oleh Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian,” demikian pernyataan bersama D-8 yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (21/1/2026).
Dalam pernyataan itu, disebutkan bahwa setiap negara akan menandatangani dokumen bergabung.
“Para menteri mengumumkan keputusan bersama negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian. Setiap negara akan menandatangani dokumen bergabung sesuai dengan prosedur hukum dan prosedur lain yang diperlukan masing-masing negara,” lanjutnya.
Para menteri juga menegaskan kembali dukungan negara mereka terhadap upaya perdamaian yang dipimpin oleh Presiden Trump. “Para Menteri menegaskan kembali komitmen negara mereka untuk mendukung pelaksanaan misi Dewan Perdamaian sebagai pemerintahan transisi, sebagaimana diuraikan dalam Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza dan didukung oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803,” katanya.
Resolusi itu bertujuan mengkonsolidasikan gencatan senjata permanen, mendukung rekonstruksi Gaza, dan memajukan perdamaian yang adil dan abadi yang berlandaskan hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri, dan mendirikan negara sesuai dengan hukum internasional, sehingga membuka jalan bagi keamanan dan stabilitas bagi semua negara dan rakyat di kawasan tersebut.
Board of Peace atau Dewan Perdamaian adalah sebuah organisasi antar pemerintah yang dipimpin oleh Amerika Serikat, di bawah Presiden Donald Trump, yang dibentuk untuk mengawasi administrasi, rekonstruksi, dan pemulihan ekonomi di Jalur Gaza pasca-perang.
Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan stabilitas, memulihkan tata kelola hukum, dan mengamankan perdamaian abadi di wilayah yang terdampak konflik, khususnya Gaza. Struktur dari BoP ini telah diumumkan Trump pada 15 Januari 2026, sebagai fase kedua dari rencana perdamaian 20 poin AS untuk mengakhiri perang di Palestina.
Dewan ini beranggotakan 7 hingga 10 anggota, yang terdiri dari perwakilan negara-negara lain, termasuk tokoh seperti mantan PM Inggris Tony Blair.





