Profil Avril Lavigne, Penyanyi Asal Kanada yang Dikenal Sebagai Salah Satu Ikon Pop Punk Dunia

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Profil Avril Lavigne memang sudah tak perlu diragukan lagi. Popularitasnya sebagai salah satu penyanyi ikon pop punk dunia begitu melekat padanya.

Gayanya yang unik dan lagu-lagunya yang easy listening membuat karier Avril Lavigne di dunia musik melejit. Hingga akhirnya membuat dirinya terkenal ke seluruh dunia.

Profil Avril Lavigne

Avril Lavigne merupakan penyanyi dan penulis lagu asal Belleville, Ontario, Kanada. Ia lahir pada 27 September 1984 dan dikenal sebagai salah satu ikon musik pop punk dunia.

Bakat bermusik Avril Lavigne sudah tampak sejak usia sangat dini. Saat menginjak umur dua tahun, ia mulai menunjukkan kemampuan bernyanyi yang menonjol.

Semasa kecil, Avril kerap mengisi acara di gereja serta berbagai pertunjukan lokal di daerah asalnya. Pada fase awal kariernya, Avril lebih banyak membawakan lagu-lagu bernuansa Kristen dan country.

Pilihan musik tersebut tidak terlepas dari peran orang tuanya yang menganut iman Kristen secara ketat dan aktif mengawasi perkembangan musikal putri mereka.

Perjalanan Karier Avril Lavigne

Karier profesional Avril Lavigne mulai menanjak pada 1999 setelah ia menarik perhatian manajer musik pertamanya saat tampil di sebuah toko buku. Di tahun yang sama, namanya semakin dikenal usai memenangkan kontes menyanyi duet bersama Shania Twain, penyanyi senior asal Kanada.

Dalam rentang waktu 1999 hingga 2000, Avril juga terlibat sebagai pengisi vokal dalam album milik musisi folk lokal, Stephen Medd. Dengan persetujuan orang tuanya, Avril kemudian memutuskan untuk meninggalkan bangku sekolah dan hijrah ke New York City, Amerika Serikat, bersama sang kakak demi mengejar karier musik.

Pada usia 16 tahun, Avril Lavigne mulai bekerja dengan sejumlah produser musik profesional dan berhasil menandatangani kontrak dua album dengan nilai mencapai sekitar 1,25 juta dolar AS.

 

Pindah ke Los Angeles dan Debut Album

Langkah besar berikutnya diambil Avril dengan pindah ke Los Angeles untuk mematangkan karakter musik dan vokalnya. Dari kota ini, ia merilis album debut bertajuk Let Go pada 2002, seperti dikutip dari Britannica.

Album tersebut sukses besar di pasaran dan meraih tujuh kali platinum. Sejumlah lagu hits dari Let Go seperti “Complicated”, “Sk8er Boi”, “I’m with You”, dan “Losing Grip” melambungkan nama Avril Lavigne ke panggung musik internasional.

Kesuksesan Avril berlanjut melalui album Under My Skin (2004), The Best Damn Thing (2007), Goodbye Lullaby (2011), hingga album self-titled Avril Lavigne (2013).

Perjuangan Melawan Penyakit dan Karya Terbaru

Pada 2014, Avril Lavigne didiagnosis mengidap penyakit Lyme dalam kondisi yang cukup serius. Akibatnya, ia harus menghentikan sementara aktivitas manggung dan rekaman demi menjalani proses pemulihan.

Setelah kondisi kesehatannya membaik, Avril kembali ke industri musik dengan merilis album Head Above Water pada 2019.

Ia kemudian melanjutkan kiprahnya lewat album Love Sux yang dirilis pada 2022, menandai kebangkitan Avril Lavigne sebagai salah satu musisi berpengaruh di era modern. Itulah profil Avril Lavigne yang berhasil Grid.ID rangkum. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Danantara Utamakan Tata Kelola Proyek PSEL
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Bea Cukai Tanjung Emas Hibahkan 1.400 Karton Food Tray ke 3 Yayasan di Semarang
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Dari Kopi, Nongkrong, Lalu Investasi: Strategi Indonesia Pikat Investor di WEF Davos 2026
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Janice Tjen Gugur di Babak Kedua Australian Open 2026 Usai Kalah dari Karolina Pliskova
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Kredit Tumbuh 9,69% pada Desember 2025, Perbankan Tetap Waspadai Risiko
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.