Prabowo Targetkan Bangun 10 Kampus Kedokteran dan STEM Berstandar Dunia pada 2028

matamata.com
11 jam lalu
Cover Berita

Matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen membangun 10 universitas baru yang berfokus pada bidang Kedokteran dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Langkah strategis ini merupakan bagian dari kerja sama pendidikan antara Indonesia dengan sejumlah universitas terkemuka di Inggris Raya.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, komitmen tersebut dijajaki dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable di Lancaster House, London, Selasa (20/1). Pertemuan itu dihadiri oleh pimpinan dari 24 universitas elite, termasuk University of Oxford, University of Cambridge, hingga Imperial College London.

"Bapak Presiden ingin membuat sepuluh kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran dan STEM. Beliau akan membangunnya di Indonesia," ujar Teddy saat memberikan keterangan di Bandara London Stansted, Inggris, Rabu (21/1).

Atasi Kelangkaan Dokter Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia saat ini masih mengalami krisis tenaga medis. Indonesia tercatat kekurangan sekitar 140.000 dokter, sementara lulusan baru saat ini hanya mencapai 9.000 dokter per tahun. Angka ini kian terdesak oleh banyaknya tenaga medis yang memasuki masa pensiun.

Untuk menjawab tantangan tersebut, 10 universitas baru ini nantinya akan mencakup program studi kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta bidang STEM. Presiden menegaskan bahwa seluruh kampus ini akan beroperasi dengan standar internasional dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama.

Beasiswa Penuh dan Dosen Asing

Pemerintah memastikan bahwa mahasiswa yang diterima adalah lulusan terbaik yang akan mendapatkan beasiswa penuh. Sebelum perkuliahan dimulai, para mahasiswa akan menjalani pelatihan bahasa Inggris intensif. Pemerintah juga menggandeng British Council untuk penerapan standar IELTS.

Selain infrastruktur, kerja sama ini mencakup pertukaran pengajar. Indonesia akan membuka pintu bagi profesor tamu dari universitas mitra di Inggris untuk mengajar langsung di tanah air.

"Harapannya, peringkat universitas di Indonesia bisa naik ke level dunia," tambah Teddy, merujuk pada keterlibatan Russell Group (asosiasi universitas riset publik di Inggris) dalam kerja sama ini.

Target Operasi 2028

Baca Juga
  • Saskia Chadwick Bintangi Film 'Tolong Saya', jadi Edukasi untuk Pelajar di Luar Negeri

Presiden Prabowo optimistis seluruh persiapan, mulai dari regulasi hingga pembangunan kawasan kampus, dapat rampung tepat waktu. Targetnya, kelompok mahasiswa pertama sudah bisa memulai perkuliahan pada awal tahun 2028.

"Rencananya adalah membangun sebuah kawasan universitas terintegrasi. Kita harus menjamin kualitas hidup, keselamatan, dan keamanan di lingkungan kampus agar menarik bagi dosen asing untuk bekerja di Indonesia," tegas Presiden Prabowo. (Antara)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Manfaat Ubi Jalar untuk Tubuh, Bisa Turunkan Kolesterol dan Redakan Peradangan
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Warga Tangerang Diminta Waspada Penyakit Leptospirosis Saat Banjir
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Novita Hardini Minta Kementerian Pariwisata Fokus  Pembangunan Infrastruktur Dasar Sebagai Core Strategy Pariwisata Nasional
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
DPR Skakmat Menpar: Ibu Menteri Kalau Nggak Mau Rapat Jangan Jadi Menteri
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
Siap Comeback, BTS Akan Gelar Konser di Lapangan Gwanghwamun
• 20 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.