Anies Baswedan Tuding Deforestasi ‘Direstui’ Negara, Kemenhut Buka Suara

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Bencana banjir melanda beberapa wilayah di Indonesia. Dari ujung paling timur, Aceh, hingga ke barat di Papua.

Terkhusus di Sumatera, dampak air bah ini masih terasa hingga sekarang walaupun banjir besar terjadi sekitar satu bulan yang lalu.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu tokoh yang menyoroti peristiwa ini.

Dia mengatakan, bencana banjir ini tidak terjadi tiba-tiba.

Lantas, Anies mengungkap, hampir seluruh deforestasi atau penebangan hutan di Indonesia adalah legal.

Baca juga: Anies Sebut 97 Persen Deforestasi Legal, Satgas PKH: Datanya di Kemenhut

“Data deforestasi di Indonesia menunjukkan kenyataan bahwa 97 persen deforestasi di Indonesia adalah legal,” ujar Anies saat memberikan sambutan dalam acara Rakernas I Ormas Gerakan Rakyat di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Kata Anies, kalau mayoritas penebangan hutan adalah legal, bencana banjir bukan disebabkan oleh pembalakan liar.

“Artinya, ditebang menggunakan izin. Ada stempel dokumen lengkap. Ini bukan pembalakan liar rasanya,” ucapnya.

Anies menyinggung, 59 persen wilayah hutan hilang karena terjadi konsesi lahan, baik itu sawit, tambang, hingga perusahaan kayu.

“Bahkan lebih dari separuh kehilangan hutan 59 persen yang terjadi adalah di area Konsesi perusahaan. Konsesi logging, konsesi kebun kayu, konsesi tambang, konsesi sawit, hampir semuanya legal,” lanjut Anies.

Baca juga: Kemenhut Pertanyakan Klaim Anies soal 97 Persen Deforestasi RI Legal

Di hadapan kader Partai Gerakan Rakyat, saat itu masih Ormas, Anies menyinggung soal aturan yang ada di Indonesia.

Dia mempertanyakan kenyataan di lapangan dengan aturan yang ada saat ini.

Kata Anies, bisa jadi, aturan yang ada justru menjadi pembuka jalan bagi proses penebangan hutan.

“Apakah peraturan kita sudah benar? Atau justru hukum dan aturan kita yang jadi tiang utama kerusakan ekologi,” imbuhnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Anies, jika angka deforestasi lebih banyak disebabkan oleh penebangan liar, berarti ada permasalahan dalam proses penegakan hukum.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tol Becakayu Beri Diskon hingga 20 Persen, Ini Rincian Jadwalnya
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Warga Tangerang Diminta Waspada Penyakit Leptospirosis Saat Banjir
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Link Live Streaming Liga Champions: Marseille vs Liverpool
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Tangkal Paparan Konten Radikal, Komisi E DPRD DKI Setuju Aturan Sita HP Selama Jam Belajar
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Safaruddin Tekankan Urgensi RUU Jabatan Hakim untuk Atur Usia, Karier, hingga Kesejahteraan
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.