PINRANG, FAJAR — Akses jalan dan jembatan menjadi fokus peningkatan infrastruktur Pemkab Pinrang. Jalan dan jembatan menjadi akses transportasi untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Terbaru, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid meninjau langsung jembatan rusak di Dusun Ammani, Desa Mattiro Tasi, Kecamatan Mattiro Sompe, Rabu, 21 Januari 2025.
Jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat faktor usia dan kerap dilalui kendaraan dengan bobot melebihi batas kemampuan konstruksi. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna serta menghambat mobilitas masyarakat setempat.
Dalam peninjauan itu, Irwan menegaskan jembatan tersebut merupakan akses vital warga, terutama untuk aktivitas harian dan distribusi hasil ekonomi masyarakat.
“Fasilitas umum seperti ini tidak boleh dibiarkan rusak terlalu lama karena menyangkut keselamatan dan kelangsungan aktivitas masyarakat,” kata Irwan.
Ia pun memerintahkan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan langkah teknis perbaikan agar jembatan kembali dapat digunakan secara aman oleh masyarakat. Masyarakat juga diimbau menjaga fasilitas umum dengan memperhatikan batas tonase kendaraan yang melintas guna mencegah kerusakan berulang.
“Pemerintah melakukan perbaikan, masyarakat menjaga. Dengan begitu, manfaatnya dapat dirasakan lebih lama,” ujarnya.
Sementara untuk akses jalan di 2026, Pemkab Pinrang menganggarkan Rp35 miliar untuk perbaikan jalan.
Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Bima Cipta) Pinrang, Awaluddin Maramat mengungkapkan bahwa ada lima ruas yang akan diperbaiki. (ams/zuk)



