TABLOIDBINTANG.COM - Insanul Fahmi bersedia memenuhi dua syarat yang diajukan Wardatina Mawa demi terwujudnya perdamaian untuk mengakhiri konflik rumah tangga. Syarat tersebut berkaitan dengan tanggung jawab moral dan kejelasan status pernikahan.
“Ada dua. Pertama, saya harus menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga. Kedua, menunjukkan bukti bahwa memang ada pernikahan (siri),” ungkap Insanul Fahmi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/1).
Insanul bahkan menyebut seluruh dokumen yang diminta telah dipersiapkan agar persoalan ini tak berlarut-larut. “Insya Allah siap. Bukti nikahnya juga sudah ada,” ucapnya.
Kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto, turut memastikan bahwa pemenuhan syarat dari pihak Mawa akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.
“Kami akan lakukan secepat mungkin. Kalau tidak hari ini, ya besok. Intinya tidak ingin berlama-lama,” jelas Tommy.
Terkait bukti pernikahan siri yang selama ini menjadi polemik, Tommy memastikan pihaknya memiliki sejumlah dokumen pendukung yang akan disampaikan sesuai prosedur.
“Semuanya sudah kami siapkan. Nanti pada waktunya akan kami jelaskan ke publik bahwa ada hal-hal yang memperkuat pembuktian tersebut,” beber Tommy.
Tommy juga berharap niat baik kliennya untuk berdamai dapat berjalan tanpa hambatan.
“Mudah-mudahan dengan doa semua pihak, niat Mas Insanul untuk menjunjung perdamaian bisa tercapai, apa pun prosesnya nanti,” pungkas Tommy.
Konflik ini bermula dari laporan Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya pada November 2025 lalu. Mawa melaporkan suaminya, Insanul Fahmi dan Inara Rusli atas dugaan perzinaan, dengan rekaman CCTV sebagai salah satu barang bukti.
Insanul dan Inara kemudian mengklaim telah menjalani pernikahan siri pada Agustus 2025. Namun, pernikahan tersebut disebut tidak pernah diketahui oleh Mawa.


